DPRD Sumsel Gelar Paripurna Secara Online

HM Giri Ramadha N Kiemas

PALEMBANG, PALPOS.ID Penyebaran wabah corona yang kian mengkhawatirkan membuat DPRD Sumsel membatalkan paripurna tatap muka langsung. Gantinya, dewan menjadwalkan paripurna melalui teleconfrence, pada 20 April mendatang.

Wakil Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan, keputusan diambil setelah rapat pimpinan DPRD Sumsel dan pihak eksekutif Pemprov, agar program-program yang ada tetap dilaksanakan.

“Jadi rencananya 20 April dilakukan uji coba rapat paripurna melalui teleconfrence, dimana paripurna tetap dilaksanakan di ruang masing- masing, seperti pimpinan di Banggar, anggota di fraksi dan gubernur di Pemprov. Sebab kehadiran fisiknya tetap harus hadir, meski tidak satu tempat,” kata Ketua DPD PDIP Sumsel ini, Rabu (08/04/2020).

Giri mengatakan, pada paripurna itu agendanya sidang lanjutan pembahasan 7 Raperda diusulkan pihak eksekutif. “Setelah itu, nantinya juga ada agenda lainnya seperti LKPJ Gubernur dan Wagub Sumsel untuk anggaran 2019,” katanya.

Ditambahkan Giri, rapat jarak jauh ini jadi solusi melanjutkan agenda di DPRD Sumsel, termasuk progres penanganan Covid-19 di Sumsel.

Sebelumnya Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati mengatakan dengan kondisi virus corona (Covid-19) yang makin meningkat, tidak ada lagi tatap muka di kantor DPRD Sumsel, semuanya melalui online.

“Tadi saya sudah sampaikan kepada pak Sekwan, DPRD akan menyiapkan perangkat untuk istilahnya paripurna secara virtual,” kata Anita ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (08/04/2020).

Politisi Partai Golkar ini mengakui rapat paripurna  tentang LKPJ Gubernur Sumsel yang akan di gelar bulan ini namun dari Pemprov Sumsel meminta perpanjangan waktu karena saat ini tengah melakukan penanganan  Covid-19.

Sehingga  dengan jarak seperti ini, menurut Anita kerumunan bisa di minimalisir, dan karena tidak mengambil keputusan menurutnya rapat seperti ini diperbolehkan. (opa)