Sejak Suami Nikah Lagi, Ibu Tiga Anak Ngaku Sering Jadi Korban KDRT

Dora melaporkan suaminya ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (9/4). foto : mizon bule/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Lantaran sering mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) seorang ibu tiga anak bernama Dora (28), warga Jalan Mayor Santoso, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang terpaksa melaporkan suaminya berinisial TJ (30) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Dalam laporannya, Dora mengaku, sejak suaminya nikah lagi, dirinya sering mendapat perlakuan kasar.

“Awalnya saya acuh saja, tapi saat saya dan suami sedang berada di rumah, tiba-tiba istri keduanya menelpon menyuruh pulang ke rumah nya, Minggu (5/4), sekitar pukul 19.15 WIB,” ujarnya.

Namun, ia melarang suaminya pergi ke rumah istri keduanya dan membanting ponsel suaminya.

“Saya kesal dan langsung membanting ponsel suami saya, tiba-tiba dia marah dan langsung menampar saya,” katanya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kalau suaminya ini sering melakukan kekerasan terhadap dirinya bahkan sering menampar dirinya belasan kali.

“Saya baru satu bulan mengetahui kalau suami saya ini menikah dengan perempuan itu. Suami saya berjanji akan menceraikan perempuan itu dan meminta waktu. Namun sampai dengan hari ini suami saya belum menepati janjinya, bahkan sering menganiaya saya entah sudah berapa kali,” ungkapnya.

Dora mengaku, hingga saat ini ia masih trauma dan sering teringat kekerasan yang dilakukan suami terhadap dirinya.

“Saya ingat sekali saat suami saya menampar saya di rumah kami, sampai-sampai orang tua saya turun tangan untuk memisahkan kami,” paparnya.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT, AKP Heri, membenarkan adanya laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami korban.

“Laporannya sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang,” kata Heri. (zon)