Bobol Pangkalan Elpiji, Buruh Bangunan Dipelor

Tersangka Asep dibawa ke RS BARI Palembang untuk mendapat perawatan akibat luka tembak di kaki. Foto: istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID –  Dua pembobol pangkalan elpiji di wilayah Pelabuhan Tangga Batu, Pasar 16 Ilir, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, dibekuk anggota Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang.

Kedua pencuri dimaksud, Asep dan Rizki, warga Jalan Terusan Laut, Kelurahan 14 Ilir Palembang. Pelaku Asep terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki, lantaran melawan anggota saat akan ditangkap di rumahnya, sabtu (11/4), sekitar pukul 23.15 WIB

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kasubnit Pidum, Ipda Andrean mengatakan, kedua pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari korban, Ahmad Mustaqim (26), pemilik toko pangkalan elpiji.

“Dari keterangan korban, kedua pelaku telah membobol toko miliknya dengan cara merusak pintu toko menggunakan obeng, lalu mencuri tujuh buah tabung gas melon,” ujar Adrean, Minggu (12/4).

Menurutnya, kedua pelaku memang sudah sangat meresahkan warga terutama para pemilik toko di sekitar TKP.

“Karena aksi pelaku ini sangat meresahkan para pemilik toko, maka kita langsung melakukan penangkapan. Tapi salah satu pelaku atas nama Asep, melakukan perlawanan saat akan ditangkap, sehingga kita berikan tindakan tegas terukur,” katanya.

Sementar, pelaku Asep ditemui di ruang Unit Pidum, berkilah baru pertamakali melakukan aksi pencurian lantaran terdesak untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari

“Baru sekali ini lah Pak, karena penghasilan saya sebagai buruh bangunan tidak cukup, jadi terpaksa mencuri. Tabung gas yang kami curi sudah dijual di Pasar Cinde Rp700 ribu, uangnya kami bagi berdua dan sudah habis buat makan dan minum,” tuturnya. (zon)