Gencar Rapid Test, Waspadai Ancaman Kasus Transmisi Lokal

Panca Surya Diharta, juru bicara satuan gugus tugas Covid-19 Muara Enim. Foto: istimewa/fin

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Wilayah Kabupaten Muara Enim belum aman dari ancaman penularan virus covid-19 melalui transmisi lokal. Demikian ditegaskan Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim, Panca Surya Diharta, Minggu (10/05/2020).

Dikatakan Panca, potensi kasus transmisi lokal di Kabupaten Muara Enim kemungkinan ada. “Kemungkinan ada apabila hasil swab yang kita kirim ke BBLK Palembang hasilnya positif, kita tetap berdoa supaya hasilnya negatif,” ujarnya.

Sejauh ini pihak satgas covid-19 Kabupaten Muara Enim sambungnya, telah mengirim sebanyak 7 sampel hasil rapid tes reaktif dari warga Kabupaten Muara Enim. Panca mengatakan hasil tes tersebut akan sangat menentukan status penyebaran covid-19 di Bumi Serasan Sekundang.

Meski demikian, Panca belum dapat merincikan langkah cepat akan dilakukan Pemerintah deerah jika wilayah Kabupaten Muara Enim benar-benar mengarah ke kasus transmisi lokal. “Saya tidak mau berandai-andai,”sebutnya.

Hanya saja, sejauh ini, Panca menerangkan Satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim telah melakukan tindakan antisipasi agar virus covid-19 tak makin menyebar. Diantaranya pihaknya gencar terus melakukan upaya tracking dan rapid tes jika ada pasien yang terkonfirmasi positif covid-19.

Hal ini pun telah dibuktikan dengan upaya penjemputan beberapa orang keluarga pasien positif covid-19 oleh tim Public Safety Center (PSC) Satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim, Sabtu (09/05/2020).

Sebelumnya pihaknya telah melakukan tracing terhadap keluarga pasien nomor 221 yang meninggal beberapa hari lalu. “Kita telah melakukan tracing terhadap siapa saja yang sudah kontak dengan pasien nomor 221, dari hasil itu kita melakukan penjemputan terhadap keluarga pasien untuk dilakukan isolasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Panca memaparkan berdasarkan data resmi perkembangan covid-19 di Kabupaten Muara Enim, hingga Sabtu (09/05/2020) belum ada penambahan kasus positif baru. Jumlah kasus konfirmasi positif 3 orang yakni kasus 56 usia 4 bulan warga Rambang Niru, kasus 138 usia 25 warga Muara Enim dan kasus 221 usia 56 warga Lawang Kidul dinyatakan meninggal Kamis (08/05/2020). (man/fin)