Sepelekan Covid-19, YouTuber Indira Kalistha Banjir Hujatan

JAKARTA, PALPOS.ID – Di tengah imbauan pemerintah untuk social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar memutus rantai pandemi virus corona atau Covid-19, YouTuber Indira Kalistha malah menyepelekan virus yang telah menewaskan ratusan ribu orang di dunia itu.

Sikap meremehkan virus yang belum ditemukan vaksin dan merontokkan perekonomian global itu menuai hujatan netizen, termasuk kalangan selebriti Tanah Air, di antaranya Inul Daratista, Selebgram Awkarin, dan Andhika Pratama.

“Apaan sih nih bocah-bocah yang lain pada sosialisasi mati-matian untuk jaga kesehatan, kok nih bocah ngomongnya kayak nggak sekolah,” tulis Inul di kolom komentar video dari channel Gritte Agatha, kemarin (15/5).

Selebgram Awkarin juga kesal dengan ucapan Indira yang meremehkan corona. Padahal, Covid-19 bukan untuk dibuat main-main karena taruhannya adalah nyawa bisa melayang.

“Jadi gue dua bulan di rumah #hampirgila buat mutus rantai Corona ini bercanda doang ya buat Indira. Yawla. Berapa lama lagi gue harus main The Sims 4 dirumah :-),” tulis Awkarin di Twitternya.

“Gritte-nya juga denger statement kaya gitu dari Indira kenapa ketawa ya. Gangerti di mana lucunya. Menurut gue take down sih videonya biar gak menyakiti lebih banyak pihak,” sambungnya lagi.

Ditambah lagi, merasa kasihan dengan perjuangan sang ayah sebaga dokter berusaha menyembuhkan pasien positif corona. Hal ini nyawa taruhannya. “Kasian bokap gue tiap hari kerja begini lebih engep-an mana? Huhuhuhu. Sehat-sehat terus ya, Pa,” ucapnya.

Sedangkan presenter Andhika Pratama menyikapi pernyataan Indira sebagai ujian kesabaran di bulan suci Ramadan. “Ujian kesabaran Ramadhan tahun ini. Ferdian Palekka, pemuja kenangan McD, bandara hari ini, Indira Kalistha, dan seterusnya mohon diisi guys,” tulisnya di Twitter.

Sebelumnya, di kanal YouTube Gritte Agatha pada Rabu (13/5) yang bertajuk “@Indira Kalistha PERTAMA KALI DIWAWANCARA SERIUS!”. Di video ini, Indira Kalistha dengan terang-terangan menyebut ia ogah mengikuti anjuran tersebut. Termasuk memakai masker.

“Aku jarang pakai masker. Kalau sheet mask aku pakai tiap hari. Kalau masker yang udara-udara gitu aku enggak pake, kecuali kayak ditegor gitu baru pake. Tapi kalau nggak ditegor kita lepas lagi,” tuturnya.

Selain itu, dia enggan mencuci tangan sesering mungkin sebagaimana anjuran pemerintah. “Terus abis gitu kalau misalnya ke pasar, mall misalnya pegang-pegang abis beli makanan dari gojek online gitu aku enggak cuci tangan dulu sebelum makan. Jadi kayak ambil-ambil apa segala macem terus makan aja pakai tangan,” jelasnya lagi.

Baginya, virus corona tak perlu dikhawatirkan karena kematian akan datang kapan saja. “Wallahualam lu mau kena Corona kek, penyakit apa kek demam berdarah, semua bisa mati lo tahu. Emosi gue jadinya,” tukasnya.(din/fin)