PSBB Palembang dan Prabumulih Lebih Cepat Lebih Baik

Hj RA Anita Noeringhati, Ketua DPRD Sumsel. foto: popa/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati SH MH, meminta Pemkot Palembang dan Pemkot Prabumulih segera mempersiapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Permintaan ini disampaikan Anita menyusul desakan sejumlah elemen masyarakat Sumsel yang meminta agar PSBB kedua kota berstatus zona merah itu, diberlakukan sebelum lebaran Idul Fitri.

“Kalau gubernur memberikan rentang waktu paling lambat satu minggu harus sudah ada di meja. Tapi lebih cepat lebih baik untuk segera dievaluasi dan disosialisikan ke masyarakat,” kata Anita, disela-sela kunjungan ke Media Center DPRD Sumsel, Senin (18/05/2020).

Untuk itu, menurutnya, Palembang dan Prabumulih segera mempersiapkan PSBB yaitu dengan menyiapkan Perwali tentang PSBB. Karena didalam SK Menkes itu bukan hanya secara global saja, bahwa permohonan Kota Palembang untuk menerapkan itu disetujui tetapi hal-hal dilarang, diperbolehkan tidak diatur.

Tujuannya, agar ketika PSBB diterapkan, warga harus lebih patuh dan komitmen mematuhi aturan diterapkan. “Inikan demi kebaikan kita bersama agar kita semua terhindar dan menekan angka penularan wabah Covid-19 ini,” katanya.

“Karena saya juga bisa memahami Gubernur minta aspek sosial aspek budaya terutama aspek ekonomi dan kesiapan pangan itu yang dinomorsatukan, itu harus betul-betul disiapkan oleh kedua kota. Bahkan Gubernur menyampaikan apabila anggaran itu tidak memenuhi, apa tidak cukup, dari provinsi siap supporting sebelum lebaran,” katanya.

Anita mengajak masyarakat Sumsel agar disiplin dan mengikuti himbauan pemerintah dengan selalu menjaga jarak cuci tangan, hidup bersih dan yang paling penting tidak usah keluar rumah kalau tidak penting.

“Kita khawatirkan apabila kita tidak mendisiplinkan diri sehingga banyak terpapar ini pun banyak sudah yang yang isolasi mandiri Tetapi kalau yang kira-kira emergencykan kita harus harus menyiapkan ruangan ruangan, dan yang harus diantisipasi jangan sampai nanti pada waktu lebaran semuanya keluar,” harapnya. (opa/rilis)