Marbot Masjid Dikeroyok Pasal Membangunkan Sahur

Marbot Masjid Al Saleh Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Dayu Anggi Saputra

PALEMBANG, PALPOS.ID – Aksi pengeroyokan dialami marbot Masjid Al Saleh di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang. Marbot bernama Dayu Anggi Saputra (20), dikeroyok gara-gara pelaku tidak terima dibangunkan sahur, lewat toa pengeras suara masjid setiap subuh.

Video rekaman aksi pengeroyokan marbot Masjid Al Saleh Karang Anyar Gandus itu pun sempat viral di media sosial, Jumat (22/05) pagi. Diketahui kejadian itu hari Rabu (20/05), sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurut Dayu, dini hari itu seperti biasa di bulan Suci Ramadan 1441 hijriyah, ia bersama pengurus masjid lainnya rutin membangunkan warga menggunakan pengeras suara.  Tidak lama kemudian datang 7 orang pelaku, marah sambil merusak kotak sampah. “Jadilah bangunke sahur itu, kami ringam,” gertak pelaku.

Dayu menegaskan pelaku tidak senang dan terganggu dengan pengeras suara membangunkan saur.

“Padahal kami membangunkan sahur warga menggunakan syair, agar enak didengar, tapi pelaku emosi. Waktu kami dikeroyok, ada warga melerai mencium bau alkohol miras. Pelaku juga sering main gap di dekat masjid,” ungkapnya.

Kejadian pengeroyokan ini juga terjadi ke kali keduanya, dengan pelaku sebelumnya juga melakukan pengeroyokan karena tidak senang dibangunkan sahur pakai pengeras suara masjid.

“Kejadian pertama 19 Mei kemarin, pelaku juga teriak tidak senang dibangunkan sahur. Para pelaku masuk pakai sandal ke masjid, sambil marah-marah,” ungkapnya kepada Palpos.Id

Nah bila kejadian yang kemarin, 7 orang pelaku datang lagi. Tapi cuma 5 orang yang mengeroyok korban Dayu dan kakaknya, sedangkan dua lagi hanya mengawasi saja.

Kapolsek Gandus AKP Willian H SIk saat dikonfirmasi Palpos.Id menegaskan pihaknya telah menerima laporan kasusnya.

“Iya kasusnya sudah kita terima. Saat ini sedang pemeriksaan lebih lanjut dan pemenuhan alat bukti,” ungkap Willian.(den)