Dihajar Massa, Residivis Jambret Masuk Parit

Bandit kambuhan kasus jambret Dedy Prima yang kembali dijebloskan ke hotel prodeo, Rabu (27/05/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Seorang residivis Dedi Prima (20), kembali bikin onar. Warga Perum Tanah Mas Kecamatan Sukarami, Palembang ini, nekad merampas tas pengendara motor. Tapi aksinya tidak berjalan mulus, hingga ia bonyok dihajar massa.

Aksi kejahatannya dilancarkan di Jalan Talang Betutu, Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sukarami, hari kedua perayaan lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah, Senin (25/05/2020).

Pelaku Dedi nekad beraksi solo, saat melihat pengendara motor dibelakangnya perempuan membonceng sembari membawa tas sandang. Saat motor korban berjalan pelan, dengan cepat dipepet pelaku langsung menyambar tas dan tancap gas.

Dasar sial, saat tarik menarik tas, rupanya tersangka kehilangan kendali motor dan oleng langsung nyungsep ke parit di pinggir jalan. Teriakan korban jambret jambret jambret didengar warga, dengan cepat menggeruduk pelaku dan menjadikannya penghakiman liar. Tendangan dan pukulan mendarat bertubi-tubi sebagai pelampiasan keresahan amarah massa.

Selanjutnya kejadian itu dilaporkan dan pelaku Deri digelandang ke Polsek Sukarami. Berikut barang bukti tas hasil kejahatan pelaku.

Kapolsek Sukarami Kompol Irwanto SIk, melalui Kanitreskrim Iptu Herman SH menegaskan pihaknya telah mengamankan pelaku. “Pelaku kita amankan saat di hari Idul Fitri kedua. Dia gagal setelah motornya oleh masuk paret di pinggir jalan,” ujarnya kepada Palpos.Id, Rabu (27/05/2020).

Dari penyelidikan dikatakan Herman, pelaku Dedi merupakan resedivis yang kembali berulah. “Baru keluar dari penjara 3 bulan pelaku ini. Sebelumnya karena kasus pencurian bobol rumah. Pelaku kita jerat dengan pasal 365 KUHP ancamannya 5 tahun,” timpalnya.

Pelaku Dedi sendiri mengaku nekad menjambret berdalih butuh duit buat jalan-jalan. “Pengin jalan ngajak pacar, tidak ada uang. Pas baru pulang dari rumah pacar, timbul niat waktu lihat ada korban bawa tas itu, rupanya gagal,” ujarnya. (den)