Enam ABG Diamankan Saat Mabuk Komix dan Aibon

Keenam remaja yang diamankan Satpol PP PALI karena mabuk komix dan aibon, Kamis (28/05/2020). Foto: Friday/Palpos.ID

PALI, PALPOS.ID – Ditengah gencarnya pemerintah mengajak masyarakat melakukan aktivitas di rumah saja, enam remaja asal Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI malah asik berkumpul dan pesta minuman oplosan jenis obat batuk merek Komix, dan lem Aibon.

Akhirnya keenam remaja ini digelandang Satpol PP PALI saat berkumpul di belakang Gedung Pesos Komperta Pendopo Kecamatan Talang Ubi, lengkap dengan obat batuk dan lem.

“Kita ketahui bersama, saat ini pemerintah tengah gencar melawan Covid-19, dan mengajak masyarakat mentaati anjuran agar diam di rumah dan tidak berkerumun. Tetapi keenam remaja ini malah asik kumpul dan berpesta minuman oplosan obat batuk dan lem,” ungkap Plt Kepala Satpol PP PALI, Zulkopli SH, Kamis (28/05/2020).

Dijelaskan Zulkopli, pihaknya kerap mendapatkan laporan dari masyarakat, seringnya sejumlah remaja berkumpul dan pesta oplosan disejumlah tempat.

“Keenam remaja ini diamankan di tempat yang sama. Setelah kita sisir belakang gedung pesos, benar saja ada enam orang tengah berpesta oplosan dan lengkap dengan barang bukti berupa dua kotak obat batuk dan sejumlah kaleng lem,” imbuhnya.

Keenam remaja itu, lanjut Kasat Pol-PP, yakni Agung (19), Diki (20), warga Kelurahan Bhayangkara, Arif (18), warga Talang Ubi Atas, Akbar (23), dan Kemas (17), warga Talang Nanas, serta Dimas (20), warga Tebing Itam Desa Sungai Baung.

“Kita langsung amankan ke kantor, memberikan sanksi push-up, memanggil orangtua, serta membuatkan surat pernyataan. Seperti mereka ini sanggup menggadaikan HP untuk mabuk oplosan ini. Ketika tidak ada barang akan digadai untuk mabuk, apakah jamin mereka tidak akan lakukan tindak kriminal,” jelasnya.

Sementara dari pengakuan Akbar, salahsatu remaja diamankan, dirinya bersama teman-temannya untuk membeli obat batuk tersebut harus menggadaikan Hp dengan nilai Rp 100 ribu. “Gadai Hp aku Rp 100 ribu untuk beli obat batuk. Nanti kalau nebus Hp-nya kami patungan,” ungkapnya. (*)