Pemain Curanmor Meresahkan Masyarakat Kota Pagaralam Tertangkap

Tersangka Eko dan barang bukti motor hasil curian di Mapolsek Pagaralam Selatan, Jumat (29/05).

PAGARALAM, PALPOS.ID – Kerjasama yang solid Tim Gabungan Satreskrim Polres Pagaralam dengan Polsek Pagaralam Selatan berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang meresahkan masyarakat. Komplotan sekaligus otak rencana kejahatan tersebut berhasil diringkus.

Dia adalah Anggi Hendriko alias Eko (26), warga Tanjung Payang Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Pagaralam Selatan. Eko dibekuk di rumahnya, Jumat (29/05).

Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIk MH melalui Kapolsek Pagaralam Selatan Ipda Erwin mengatakan tersangka adalah otak rencana curanmor yang meresahkan masyarakat Kota Pagaralam.

Diringkusnya Eko, kata Kapolres, atas pengembangan dari dua laporan yang masuk ke Polsek Pagaralam Selatan. Dua korban melapor motornya hilang di hari yang sama,  Rabu (27/05).

Dijelaskan Kapolsek, kasus curanmor dengan pelapor Popi (35), motornya raib di ataran sawah Tanjung Payang, persis di depan Balai Benih Ikan, sekira pukul 14.30 WIB. Selain itu, Leni (51), warga Tumbak Ulas, motornya hilang di sepan Salon Darni Sukamulia kawasan Talang Kelapo, sekira pukul 19.30 WIB.

“Menerima dua lapoan pencurian motor tersebut, anggota bergerak cepat melakukan pengembangan usai melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi,” ujar dia.

Selanjutnya, pengembangan Unit Reskrim Polsek Pagaralam Selatan dibackup Unit Pidum Satreskrim Polres Pagaralam mendapatkan hasil ciri-ciri komplotan pelaku menjurus kepada  Eko.

“Tersangka ini pun berhasil kita ringkus di kediamannnya. Berikut barang bukti dua unit motor hasil kejahatannya. Yaitu Yamaha Vega warna hitam nopol BG 2583 dan Yamaha Mio lM3 warna hijau nopol BG 4707 EAB,” ungkapnya.

Lanjut Erwin, dari nyanyian tersangka Eko ini, bahwa dirinya beraksi tidak sendirian, melainkan bersama dua rekannya yang lain.

“Eko berperan sebagai ‘pemetik’ motor di TKP, rekannya yang lain mengawasi. Saat mencuri motor Vega, Eko ditemani rekannnya Rudi. Sedangkan Mio beraksi dengan Indar,” beber Erwin seraya mengatakan saat ini dua rekan tersangka Eko masih dalam pengejaran, alias DPO. (*)