Sepekan Ungkap 73 Kasus Kejahatan Meresahkan Masyarakat

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra MM memberikan arahan menghadapi pandemi Covid-19

PALEMBANG, PALPOS.ID – Hanya dalam sepekan di penghujung bulan atau minggu keempat Mei 2020 di massa Pandemi Covid 19, Unit Jatanras Polda Sumsel dan jajaran mengungkap 73 kasus kejahatan meresahkan masyarakat.

Ungkap kasus tersebut meliputi curas, curat dan curanmor (3C). Rinciannya 7 kasus curas atau perampokan dan begal diungkap, lalu 63 kasus pencurian, dan sisanya 3 kasus curanmor.

Di antara kasus kejahatan menonjol di akhir bulan atau minggu keempat Mei 2020 tersebut, Beni disekap pelaku minta tebusan Rp 30 juta.

Kasus penyekapan Beni dilatari kasus transaksi narkotika. Kejadiannya dilaporkan sang istri Beni, yakni Meita Maharani (23), Jumat (22/05), sekitar pukul 10.00 WIB, dengan mendatangi Unit IV Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel.

Di mana rumah pelaku bertetangga di Jalan Perintis Kemerdekaan, Lorong Manggar, Kelurahan Lawang Kidul, Palembang meminta tebusan uang. Bila tidak akan disiram air keras dan dibunuh.

Dua dari empat pelaku masih tetangga korban yang ditangkap yakni, pelaku Rudian Asmiri (48) dan Andy Budy Darman (37) keduanya warga Lorong Manggar.  Rudi Asmiri, kepada Palpos.Id mengatakan motif penyekapan,  karena ia tidak terima keponakannya Wahyu sudah seminggu ditahan di Polsek IT II gara-gara perbutan Beni

Keluarga tidak terima keponakannya itu Wahyu ditahan di Polsek IT. Makanya Beni diminta uang tebusan Rp 30 juta dan rumah jadi jaminan.

Kasus lainnya Unit Reskrim Polsek Kalidoni meringkus seorang bandit pencurian motor alias curanmor. Adalah tersangka Agus (45), warga Jalan Mayor Zen, Kecamatan Kalidoni. Menurut polisi ia pelaku terpaksa dilumpuhkan kaki kanannya karena kabur saat digerebek.

Penangkapannya sendiri Kamis (28/05), sekitar pukul 14.00 WIB, di rumah pelaku. Selepas kejadian curanmor itu dilaporkan korbannya Irma Handayani (52) ke Polsek Kalidoni. Pelaku Agus pada dini hari sekitar pukul 02.45 WIB, di Jalan Mayor Zen, Lorong Margoyoso, RT 11/03, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Pelaku menggasak motor Honda Beat nopol BG 2355 AB warna hitam,  di halaman rumah korban. Hanya dalam hitungan menit, kunci kontak dijebol pelaku menggunakan obeng. Pelaku Agus sebelumnya juga pernah berurusan dengan polisi pasal narkotika.

Kapolda Sumsel Irjen Prof Eko Indra MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriyadi mengatakan bahwa ungkap kejahatan meresahkan ini, untuk memberikan rasa aman kendati ditengah Pandemi Covid 19.

“Sesuai Commander Wish Kapolda Sumsel bahwa, ditengah Pandemi ini personil Polda Sumsel jajaran tetap bekerja, untuk mengungkap kasus kejahatan meresahkan, sehingga memberikan rasa aman untuk warga tetap beraktivitas dan ekonomi terus berjalan,” ungkapnya.

Suryadi juga menegaskan bahwa pagi para pelaku yang beraksi dengan memanfaatkan situasi wabah ini, pihaknya tidak segan memberikan tindakan tegas.

“Jadi bagi para pelaku kejahatan kita peringatkan selama wabah ini tetap nekad, apalagi mengancam dan meresahkan warga, maka kami tindak tegas,” tukasnya. (*)