Partisipasi SPO Muara Enim Capai 64,2 Persen

Plt Bupati Muara Enim menerima laporan capaian pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SPO) dari Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, Senin (08/06/2020). Foto ozi/Fin

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muara Enim  mengapresiasi capaian pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SPO) tahun 2020 di Bumi Serasan Sekundang.

Berdasarkan laporan capaian SPO Kabupaten Muara Enim menduduki peringkat kedua dengan jumlah penduduk terbanyak berpartisipasi, yaitu sebanyak 414.795 jiwa, selisih tipis dengan Kota Palembang, yaitu 463.464 jiwa.

Demikian pula dalam hal persentase, Kabupaten Muara Enim juga berada di posisi kedua, yaitu sebesar 64,2 % dari keseluruhan jumlah penduduk, kurang sedikit dari Kabupaten OKU sebesar 68,2%.

Itu terungkap dalam laporan disampaikan Kepala BPS Muara Enim Ir Maryamal Qibtiyah MM kepada Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, didampingi Kepala Dinas Komunikasi & Informatika Ardian Arifanardi AP MSi, di ruang kerja Wakil Bupati Muara Enim, Senin (08/06/2020).

Menurut Maryamal, pencapaian ini merupakan kerja keras semua pihak, termasuk dukungan penuh Pemkab Muara Enim. “Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada Plt Bupati Muara Enim yang telah mendorong masyarakat melalui camat dan kepala desa, termasuk juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim untuk menyukseskan SPO 2020 ini,”kata Maryamal.

Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, menyambut baik dan mengapresiasi laporan BPS Kabupaten Muara Enim. Plt Bupati berharap data yang telah terkumpul dapat digunakan dan bermanfaat bagi semua pihak, terutama bagi Pemkab Muara Enim dalam menetapkan kebijakan serta sasaran pembangunan kedepan.

“Secara Defacto Capaian SPO Kabupaten Muara Enim 61,80 %, ini merupakan tertinggi ke-2 se-Sumsel dan berkontribusi terbesar ke-2 untuk Capaian SPO Provinsi Sumsel, tentu kita sangat bangga akan hasil ini,”ucapnya.

Selanjutnya September mendatang, BPS Kabupaten Enim akan melakukan pendataan manual bagi penduduk yang belum terdata atau berpartisipasi dalam SPO 2020 ini. Adapun mekanisme digunakan sehubungan dengan protokol Covid-19 yaitu dengan metode antar (drop) formulir, selanjutnya ditinggalkan untuk diisi dan kemudian formulir telah berisi data tersebut diambil kembali. (ozi/fin)