Belajar dari Rumah, UAS Dilaksanakan Secara Daring

Bahrin, Kepala Bidang SD Disdik Kota Palembang. Foto istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – Semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di Palembang, serta mengharuskan proses penyelenggaraan pendidikan dilakukan dari rumah guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Dengan ditetapkannya kebijakan belajar dari rumah atau study from home (SFH), maka tak hanya berdampak pada perubahan lokasi kegiatan belajar mengajar saja, namun juga terhadap ketentuan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) sebagai penentu kenaikan kelas.

Kepala Bidang SD Disdik Kota Palembang Bahrin mengatakan, dimasa Covid-19 ini sekolah bisa membuat ujian akhir semester (UAS) sendiri, namun tanpa bentuk tes yang harus mengumpulkan siswa.

Ia mengatakan, tata cara UAS dibebaskan sesuai kemampuan sekolah. Di dalam Surat Edaran (SE) Kemendikbud, diarahkan untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang pernah diperoleh sebelumnya.

Selain itu, ungkap Bahrin, sekolah juga bisa memberikan penugasan secara dalam jaringan (daring) atau melakukan ujian daring. Bentuk asesmen lainnya juga diperbolehkan selama dilakukan tanpa bertatapan muka secara langsung. “Seperti Ujian Akhir Semester dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna,” katanya, Selasa (09/06/2020).

Ia juga menegaskan, ujian yang dilakukan harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini yang cenderung tidak seefektif belajar mengajar di dalam kelas. Oleh karenanya, ia mengatakan ujian yang dirancang tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh. (*)