Baru 3 Bulan Bebas, Aam Cengkong Berulah Lagi

Aam Cengkong terpaksa berkursi roda karena kaki kanannya kena tembak, Minggu (7/6)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Seorang penjahat kambuhan yang baru bebas 3 bulan dari penjara kembali membuat ulah. Dia adalah Amri alias Aam Cengkong (37), warga Jalan Talang Kerangga, Lorong Darma Bakti, RT 22/08, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.

Aam Cengkong dilaporkan Maryanto (31), pedagang yang tinggal di Jalan Gotong Royong, Talang Jering, Desa Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, ke pihak kepolisian. Kasusnya ditindak lanjuti Subdit 3 Jatanras, Kanit I Kompol Antoni Adhi MH didampingin Iptu Najamudin SH dan Katim Opsnal Aiptu Heri Kusuma alias Heri Gondrong.

Alhasil, Aam Cengkong kembali dibekuk di kawasan Kambang Iwak Palembang, pada 7 Juni 2020 yang lalu, sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam penangkapan tersebut, polisi menembak kaki kanan Aam karena tidak kooperatif dengan berusaha kabur.

“Iya, pelaku ini resedivis, kita dapati setelah ponsel dijual pelaku kita ketahui. Dari situ kita dapat pelaku ini. Berikut barang bukti hasil kejahatan. Pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP,” tukas Antoni Adhi Kanit I Subdit 3 Jatanras.

Aksi kejahatan pelaku terjadi 01 Juni 2020 di Jalan Rimba Kemuning, Pecel Lele Bengkel Siput 777, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, Palembang.  Dengan cara merusak spanduk yang menutupi warung, kemudian tersangka masuk ke dalam dengan mengambil ponsel korban jenis OVO A5 warna hitam seharga Rp 2,5 juta yang terletak di samping korban yang saat kejadian sedang tertidur.

Sementara, Aam Cengkong mengaku ponsel itu dijualnya murah hanya Rp 300 ribu. “Uangnya buat beli topi loreng dan sepatu Adidas. Tadinya aku ditahan karena kasus penganiayaan dan baru 3 bulan bebas,” ungkap Aam sambil menahan sakit. (*)