Gubernur HD Siapkan Bantuan Satu Juta Satu Tahun bagi Mahasiswa

Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima audensi mahasiswa di ruang rapat kerja gubernur, Kamis (11/06/2020). Foto: humas pemprov

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kebijakan Gubernur Sumsel mengimbau PTN/PTS di Sumsel memberikan keringanan biaya kuliah pada kondisi pandemi saat ini, mendapat apresiasi dari sejumlah mahasiswa di Sumsel.

Agar bantuan keringanan biaya itu tepat sasaran, sejumlah mahasiswa beraudiensi dengan Gubernur Sumsel dan berinisiatif membentuk Tim Gugus Tugas guna mengawal penerima bantuan keringanan UKT, di ruang rapat kerja Gubernur, Kamis (11/06) siang.

Terkait kedatangan itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengucapkan terimakasih. Menurutnya kebijakan bantuan itu merupakan inisiatif murni dirinya sebagai seorang pemimpin terhadap kondisi yang dihadapi masyarakatnya.

“Saya ucapkan terimakasih atas apresiasi para mahasiswa. Sebab dari pengamatan saya dan tim beserta jajaran bahwa yang terkena dampak covid-19 ini bukan hanya pelaku usaha, orang-orang rentan termasuk juga mahasiswa dengan dampak yang berbeda- beda,” ujar HD, Kamis (11/06/2020).

Sesuai dengan imbauannya, Herman Deru meminta agar PTN/PTS yang bersangkutan dibuat dengan menyinkronkan kemampuan PT dan kemampuan mahasiswa.

“Imbauan itu disinkronkan. Saya katakan sesuai dengan kemampuan lembaga. Jika PTN sangat bergantung dengan tempatnya bernaung yaitu Dirjen Dikti dan Kementerian Pendidikan. Dan untuk UIN misalnya itu tergantung pada Kementerian Agama, serta untuk PTS ada dibawah naungan LII Dikti,” paparnya.

Tak hanya itu, Herman Deru juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel sudah menyiapkan cadangan dana untuk mahasiswa yang akan membutuhkan bantuan tersebut.

“Bagi yang tidak mampu untuk memberikan potongan itu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga sudah menyiapkan cadangan dana lebih kurang Rp10 Miliar dan program Rp 1 juta 1 tahun per mahasiswa yang diusulkan sesuai data baik PTN maupun PTS untuk saat ini,” ujarnya.

Adapun mahasiswa yang hadir tersebut antara lain Mevo Putra Tuban dari Fakultas Hukum Unsri Indralaya Perwakilan OKU Timur, Andi Leo dari Universitas PGRI Fakultas Elektro perwakilan Ogan Komering Ilir, dan Rudi Haikal dari Fakultas Hukum Unsri Indralaya. (*)