Sharing Pembuatan Buku Penanganan Covid-19

H Achmad Rizwan SSTP MM. foto: istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – DISKUSI Virtual yang diikuti Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, diwakili Kadis Kominfo Provinsi Sumsel H Achmad Rizwan SSTP MM, diinisiasi oleh Tim Penyusun Buku dari Universitas Indonesia, dimaksudkan agar pengalaman Sumsel dalam menghadapi dan menanggulangi Covid-19 dapat dibuktikan dan diarsipkan.

Herman Deru melalui Rizwan menjelaskan dalam diskusi tersebut, dari awal merebaknya berita tentang pertama kali Covid-19 masuk Indonesia, Pemprov Sumsel telah melakukan sosialisasi di media mengenai Covid-19 di akhir Januari 2020.

“Selain itu juga Pemprov Sumsel mengambil langkah preventif dengan membuat himbauan, sosialisasi dan anjuran baik dalam bentuk desain grafis pada media luar ruang, media cetak, media elektronik dan media sosial. Untuk memudahkan pemahaman masyarakat dan  kearifan lokal, desain grafis dibuat dalam bahasa daerah, seperti Jago Jarak dan Di Rumah Bae,” ujar Rizwan, Kamis (11/06/2020).

Bentuk penanganan lainnya adalah pembuatan aplikasi Pantau Covid-19 SS untuk memantau orang yang masuk ke Sumsel dari hulu ke hilir, penertiban tempat Keramaian, rumah ibadah dan Mall, melakukan Kegiatan secara Virtual dalam kegiatan Pemprov Sumsel, konferensi pers setiap hari mengenai Update data status Covid-19.

‘’Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan, Pemprov Sumsel telah mendirikan Rumah Sehat Covid-19 di Jakabaring yang diperuntukkan bagi ODP, PDP , tower khusus bagi tenaga medis yang akan isolasi mandiri yang dilengkapi fasilitas Hotel Berbintang dan Wifi gratis,” terang Rizwan.

Selain itu, tambah Rizwan, juga ada Hotel Swarna Dwipa yang disediakan untuk tempat beristirahat para medis. ‘’Untuk di luar Provinsi DKI, Hanya Provinsi Sumsel yang menyediakan fasilitas untuk ODP dan Tenaga Kesehatan di Wisma Atlet,” tambahnya. (nov/bar)