New Normal Secara Resmi Belum Dilakukan di Provinsi Sumsel

Yusri, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kota Palembang sudah dinyatakan tidak lagi sebagai zona merah kasus covid-19. Demikian ditegaskan Yusri, Jubir Satgas percepatan penanganan Covid-19 Sumsel, Senin (15/06/2020).

“Karena sampai dengan hari ini, penyebaran kasus positif corona Virus Disease atau Covid-19 di Sumsel masih dalam lingkungan keluarga dan orang terdekat pasien. Bukan ke orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, saat ini angka produksi efektif (Rt) yang merupakan tingkat orang yang tertular dari satu orang positif Covid-19 di Sumsel berjumlah 1,06. Mengingat perkembangan kasus saat ini yang belum sepenuhnya terkendali dan untuk penerapan kehidupan new normal.

Update penambahan kasus positif baru Covid-19 di Sumatera Selatan per hari ini sebanyak 52 kasus. “Adapun rincian kasus terbaru tersebut yakni 39 kasus asal Palembang, 12 kasus dari Musi Banyuasin dan 1 kasus  lainnya dari Banyuasin. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.448,” kata Yusri.

 

“Kasus konfirmasi sembuh per hari ini bertambah 15 orang, antara lain dari Ogan Ilir 3, Palembang 6, Musi Banyuasin 4 dan Banyuasin 2. Hingga kini total kasus sembuh 651 orang,” tambahnya.

Yusri menyebutkan, pasien meninggal akibat Covid-19 terus bertambah, dan sampai saat ini total kasus meninggal 57 usai mendapatkan tambahan dua kasus meninggal. “Sehingga untuk kasus selesai berjumlah 708, dari total kasus sembuh dan meninggal. Jadi, kasus Covid-19 yang masih aktif 740 orang,” jelas Yusri.

Lanjutnya, untuk saat ini total Orang dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel sebanyak 7.542 orang, dengan jumlah orang selesai dilakukan pemantauan 5.760 dan jumlah orang masih dalam proses pengawasan 1.782.

Yusri menegaskan, penerapan tatanan kehidupan normal baru (new normal) secara resmi belum dilakukan di Provinsi Sumsel, khususnya Palembang. “Hal ini dikarenakan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel masih melakukan evaluasi terhadap perkembangan Covid-19 yang  akhir-akhir ini cenderung menurun. Namun disisi lain angka penularan kasus positif masih tinggi,” tandasnya. (*)