Rapid Test 2 Orang Reaktif, Sampel Tes Swab Dikirim ke Muara Enim

Salah seorang ASN Setwan Kota Pagaralam, menjalani rapid test, Selasa (16/06/2020). Foto: efvhan/Palpos.ID

PAGARALAM, PALPOS.ID – Berdasarkan hasil laboratorium pemeriksaan rapid test dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, mencatat diketahui ada 2 orang dinyatakan reaktif rapid.

Hal ini diungkapkan langsung Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, Samsul Bahri, Rabu (17/06/2020).

Mulanya kata Samsul, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Kesehatan memfasilitasi permintaan rapid test terhadap 25 anggota DPRD Pagaralam, diikuti seluruh pegawai Sekretariat DPRD Pagaralam, dilaksanakan Senin 15 Juni 2020 lalu.

“Hasil rapid test, ditemukan satu orang PNS jenis kelamin laki-laki di Sekretariat DPRD Pagaralam reaktif rapid, dan kepada yang bersangkutan sudah kami minta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari,” jelasnya.

Ditambahkan Samsul, di lokasi yang berbeda Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam juga melaksanakan rapid test terhadap santri dan pengurus Pondok Pesantren di Kecamatan Dempo Utara. “Sebanyak 30 orang yang diambil rapid test, hasil laboratoriumnya kembali menemukan satu orang berjenis kelamin laki laki dinyatakan reaktif. Bersangkutan juga diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” katanya.

Dikatakan Samsul, kedua orang yang hasil rapid test dinyatakan reaktif rapid kemudian ditindaklanjuti dengan menjalani swab test. Pasalnya tiap hasil rapid test yang reaktif harus dikonfirmasi dengan uji swab cairan tenggorokan dan hidung yang lebih spesifikasi lagi mendeteksi virus corona.

“Hasil rapid test ini belum bisa memastikan apakah seseorang tersebut positif atau negatif terinfeksi virus corona. Sedangkan uji sampel swab test yang diambil dari dua orang ini sudah kami kirim ke laboratorium kesehatan di Muara Enim. Hasilnya menunggu paling tidak 2 hingga 3 hari ke depan,” jelasnya. (faj)