Ini Protokol Penyembelihan Kurban di Masa Pandemi Corona

JAKARTA, PALPOS.ID – Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Pusat Kajian Halal Fakultas Peternakan (Fapet) tengah menyusun rekomendasi tata cara penyembelihan hewan kurban dalam masa pandemi Covid-19.

Direktur Pusat Kajian Halal Fakultas Peternakan UGM Nanung Danar Dono mengatakana, bahwa proses penyembelihan hewan kurban tetap menerapkan protokol kesehatan dengan seminimal mungkin mencegah kerumunan massa, dalam satu lokasi agar terhindar dari kemungkinan tertular Covid-19.

“Tujuannya melindungi panitia kurban dan warga dari risiko tertular wabah penyakit, namun tetap dapat melaksanakan ibadah kurban,” kata Nanung melalui keterangan tertulis, Selasa (23/6).

Nanung menjelaskan, ada ketentuan dalam proses pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di masa pandemi Covid-19, yakni penyembelihan ternak kurban hanya dilaksanakan di wilayah yang telah diyakini aman menurut informasi resmi dari pemerintah.

Ia juga mengimbau, pengurus takmir mengkaji dan mempertimbangkan dengan matang situasi dan kondisi terkini dengan memperhatikan fatwa ulama, ahli kesehatan, dan instruksi pemerintah sebelum memutuskan akan menyelenggarakan penyembelihan ternak kurban di masjid.

“Apabila diketahui di wilayah kecamatan setempat terdapat warga masyarakat yang positif menderita COVID-19, pengurus takmir masjid hendaknya tidak menyelenggarakan kegiatan penyembelihan,” ujarnya.

Untuk itu, Nanung berharap pada saat proses penyembelihan, pengurus takmir masjid menunjuk tim khusus yang bertugas menyiapkan, mengawasi, dan memastikan seluruh panitia kurban dalam keadaan sehat.

“Pengurus takmir membatasi jumlah panitia kurban dan mendisinfeksi lokasi dan peralatan yang akan digunakan. Panitia dan warga yang sedang sakit tidak diperkenankan hadir di lokasi penyembelihan,” terangnya.

Nanung juga mengimbau, agar pi lokasi penyembelihan, sebaiknya sudah disediakan hand sanitizer, air, sabun, masker, dan penggunaan face shield lebih disarankan.

“Seluruh panitia dan warga masyarakat yang terlibat diwajibkan mengikuti protokol kesehatan umum COVID-19 secara konsisten dan penuh kesadaran,” pungkasnya. (der/fin)