Toko Oleh-oleh Alami Kenaikan Omzet hingga 30 Persen

Toko pusat Oleh-oleh Kirana, berlokasi di wilayah Pagar Jaya, Kelurahan Nendagung, dalam beberapa pekan terakhir ramai dikunjungi wisatawan, Rabu (24/06/2020). Foto efvhan/Palpos.ID

PAGARALAM, PALPOS.ID – Seiring dengan mulai ramainya para wisatawan yang datang ke Kota Pagaralam menyusul penerapan new normal, sejumlah pedagang Oleh-olehpun turut merasakan imbas yang positif.

Pasalnya, wisatawan yang ramai datang ini membuat pendapatan dari penjualan produk yang dijual pun ikut terkerek. Baik itu untuk aksesoris hingga makanan, turut ikutan mengalami peningkatan penjualan hingga berkisar 30%.

“Aksesoris seperti baju, gelang, termasuk pula kopi dan teh paling banyak dicari para wisatawan yang tengah datang berkunjung menikmati wisata alam di Kota Pagaralam,” ujar Mahyudin, pemilik pusat oleh-oleh Kirana.

Mahyudin menyebut, bila dibandingkan dengan beberapa bulan belakang, dalam kurun waktu 2 Minggu terakhir ini penjualan produk di toko oleh-oleh Kirana bisa dibilang cukup mengalami peningkatan.

“Kalau dipresentasikan bisa mencapai 30% peningkatannya, sejak diberlakukannya new normal di Kota Pagaralam. Puncaknya itu pasca Lebaran Idul Fitri 1441 H lalu. Sebelum ini bisa dibilang pada kurun waktu 2 bulan belakangan pendapatan dari penjualan produk di toko oleh-oleh jauh berkurang, bahkan untung saja tidak zonk. Pernah satu hari itu hanya mampu menjual teh 1 bungkus dan kopi ¼ Kg,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan Mahyudin, dalam setahun itu ada 2 kali momen puncak yang bisa turut meningkatkan penjualan, yakni di momen tahun baru dan lebaran Idul Fitri. “Kita harap penjualan produk oleh-oleh ini bisa terus stabil. Selain itu kita pun berharap perekonomian pun bisa kembali normal, sehingga berdampak pada daya beli masyarakat,” harapnya. (faj)