Pilkada Serentak 2023 Terancam Diundur Tahun 2024

ilustrasi. foto: istimewa/net

PAGARALAM, PALPOS.ID – Hingga saat ini Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada belum direvisi. Maka berdasarkan UU ini, pada 2023 mendatang tak ada Pilkada. UU Nomor 10 tahun 2016 itu jelas mencantumkan jadwal Pilkada. Di sini dijelaskan bahwa Pilkada akan digelar serentak di seluruh Indonesi pada September 2024.

Pilkada yang mestinya digelar pada 2023 dimundur sampai tahun 2024. “Bisa jadi seperti itu (tak ada Pilkada 2023),” kata Ketua KPU Kota Pagaralam, Rahmat Qori Setiawan AMd, ketika dimintainya pendapatnya tentang jadwal Pilkada itu, Kamis (25/06/2020).

Semuanya Qori menyatakan, tergantung dengan keputusan akhir dari rancangan UU Pemilu dan Pilkada yang saat ini tengah digodok DPR RI bersama KPU RI. Maka diakui Qori, selagi RUU ini belum disahkan, UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada masih berlaku. Artinya Pilkada serentak digelar pada 2024.

Andai Pilkada digelar 2024, maka Pagaralam, Lahat, Empat Lawang dan sejumlah daerah lainnya di Sumsel, mesti menunggu setahun lagi. Sebabnya, daerah-daerah ini semestinya menggelar Pilkada pada 2023. Ini karena masa jabatan kepala daerahnya habis pada 2023.

Qori menambahkan, dalam RUU Pemilu dan Pilkada juga sempat ada bahasan tentang jadwal Pilkada yang bakal digelar serentak pada 2027. Namun ia mengatakan saat ini pihaknya hanya bisa menunggu keputusan resmi. “Posisi sekarang kita tak bisa berandai-andai,” ucapnya. (faj)