936 Petugas PPS di OKU Timur Jalani Rapid Test

Ketua KPU OKU Timur, Herman Jaya, mengawasi jalannya rapid test kepada petugas PPS, Sabtu (27/06/2020). Foto: istimewa

MARTAPURA, PALPOS.ID – Jelang pelaksanaan tahapan Pilkada di Kabupaten OKU Timur, yang dalam waktu dekat akan melakukan verifikasi faktual (verfak) untuk calon Bupati dan Wakil Bupati perseorangan (independent).

KPU Kabupaten OKU Timur melakukan rapid test kepada seluruh petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten OKU Timur. “Hari ini sebanyak 936 orang PPS se-Kabupaten OKU Timur kita lakukan rapid test secara serentak. Tujuannya tidak lain guna memastikan bahwa petugas kita dilapangan terbebas dari Covid-19 sebelum melaksanakan tugas,” ujar Ketua KPU OKU Timur, Herman Jaya SSosI disela pelaksanaan rapid test di wilayah Martapura, Sabtu (27/06/2020).

Dijelaskannya, pelaksanaan rapid test serentak tersebut dilakukan di 10 titik lokasi. Untuk titik pertama dilaksanakan di Puskesmas Martapura diikuti petugas PPS dari tiga kecamatan yaitu Kecamatan Martapura, Madang Suku III dan Kecamatan Bunga Mayang.

Dirinya menambahkan, untuk alat rapid test digunakan ini merupakan bantuan dari KPU Provinsi Sumsel. Sedangkan untuk petugas melakukan pengecekan, KPU OKU Tmur bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat.

“Kita berharap semua tahapan pilkada hingga pelaksanaan pemilihan nanti dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Serta tingkat partisipasi pemilih juga meningkat dari pemilu sebelumnya,” harapnya.

Sementara Komisioner KPU OKU Timur Bidang Sosialisasi, Farmas dan SDM Yuliansyah SE menambahkan, dirinya menekankan untuk seluruh petugas baik PPK maupun PPS agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan profesional. Serta selalu bekerja sesuai dengan PKPU dan Undang-undang Pemilu, sehingga seluruh tahapan Pilkada berjalan sesuai harapan.

“Yang jelas PPK dan PPS kita minta bekerja sesuai dengan pedoman dan juknis yang ada. Selain itu dalam melakukan tahapan Verifikasi Faktual nantinya dapat berjalan dengan baik dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Alhamdulillah dari 936 orang yang di rapid semuanya dinyatakan negatif, semoga PPK dan PPS ini dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tahapan yang ada,” pungkasnya. (ard)