Aksi Duo Begal Terhenti setelah Ditembak Polisi

Kedua tersangka begal yang diamankan di Mapolsek IB II Palembang, Sabtu (27/06)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Setelah tiga kali beraksi di kawasan Gandus dan Ilir Barat II Palembang, akhirnya sepak terjang dua begal bersenpi terhenti setelah kaki mereka dihantam timah panas polisi.

Kedua begal dimaksud, Jefri dan Rego. Mereka diringkus anggota reskrim Polsek Ilir Barat II di kediamannya masing-masing, Jumat (26/6), sekitar pukul 22.30 WIB.

Selain kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepucuk senpi rakitan jenis revolver, lima butir amunisi kaliber 5,56 mm dan satu unit sepeda motor metik Scoopy Nopol BG 5088 ACU.

“Namun saat akan dilakukan penangkapan, kedua pelaku ini mencoba kabur, sehingga anggota kita terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur,” kata Kapolsek Ilir Barat II Palembang, Kompol Dudi Novery.

Dikatakan Dudi, kedua pelaku sudah tiga kali beraksi, dua kali di kawasan Gandus dan satu kali di wilayah hukum Polsek Ilir Barat II.

“Bahkan dalam aksinya kedua pelaku menggunakan senjata api rakitan jenis revolver untuk mengancam korban, lalu membawa kabur sepeda motornya,” jelas Dudi.

Salah satu aksi begal yang dilakukan kedua tersangka, lanjut Dudi, pada 16 Juni 2020, sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Talang Kerangga, Kecamatan Ilir Barat II Palembang.

“Korban atas nama Janu Saputra. Saat kejadian korban hendak membeli rokok menggunakan sepeda motor. Lalu di jalan dihentikan kedua pelaku yang juga mengendarai motor, korban diancam dengan senpi dan motornya dibawa kabur,” ujarnya.

Kemudian korban melapor ke Polsek Ilir Barat II Palembang, dan ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga berhasil meringkus kedua pelaku.

“Berdasarkan laporan korban dan bukti rekaman CCTV dari TKP, akhirnya kedua pelaku berhasil kita tangkap,” ucap Dudi seraya menegaskan, kedua pelaku dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Di hadapan polisi, tersangka Jefri mengakui telah melakukan aksi begal bersama Rego.
“Iya Pak, saya dan Rego sudah tiga kali melakukan aksi begal, termasuk membegal korban Janu Saputra. Saya yang mengancam korban dengan senpi, Rego menunggu di atas motor,” ungkapnya. (*)