Kapolda Apresiasi Motor Pemadam Karhutlah

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri MM selagi memberikan apresiasi kepada personil yang inovatif, Minggu (28/06/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra MM, didampingi Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi SIk, memberikan aplus kepada Polres Ogan Ilir. Berkat inovasi mereka sepeda motor dikombinasikan dengan tangki air yang lebih praktis dan efisien untuk pemadaman Karhutlah.

Jenderal bintang dua ini berharap, motor pemadam ini dapat membantu lebih efektif dalam mengantisipasi karhutla. Ia juga berharap kepada para personil lainnya untuk berani berinovasi dan kreatif sehingga bisa bermafaat bagi orang banyak.

“Motor pemadam ini merupakan inovasi dalam program Sumsel bebas asap Karhutlah terutama di daerah gambut. Sehingga air lebih kuat dan dapat diatur sedemikian rupa sesuai kebutuhan di lokasi lahan rawan karhutlah nanti,” ujarnya.

“Apalagi sebentar lagi kita aman memasuki musim kemarau. Tentu akan ada titik hot spot yang harus diawasai dan secepatnya dipadamkan,” ungkapnya, Minggu (28/06/2020).

Sesuai prediksi BMKG Palembang bahwa bulan Juni, Juli sebenarnya telah masuk musim kemarau. Namun karena ada ganguan meteor membuat hujan cukup lebat di bulan Juni dan Juli 2020. Namun kemarau diperkirakan terjadi bulan Agutus dengan puncaknya bulan September 2020, untuk Oktober dan November sudah masuk peralihan musim penghujan.

Berbagai upaya telah dilakukan pihak TNI-Polri, telah menyiagakan 2500 personil dari jajaran Polda Sumsel, 1000 personil dari TNI, lalu BNPB dan TNI AU sedikitnya telah melakukan 39 kali modifikasi cuaca atau TMC dengan menaburkan 32 ton garam NHCL di bulan Juni ini, untuk menciptakan hujan buatan.

“Kita jaga wilayah kita agar terbebas dari asap. Untuk tahun ini mari ciptakan situasi kondusif yang ada di wilayah sumsel sehingga Sumsel Bebas Asap 2020 dapat terwujud. Sebanyak 2500 personil dengan peralatan telah kita siagakan di 10 potensi rawan karhutlah,” tukasnya. (den)