Makin Nekat Beraksi, Jambret Bermotor Acungkan Pistol

Korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke SPKT Polrestabes Palembang, Sabtu (27/06)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Pekerjaan rumah (PR) bagi aparat kepolisian dalam memburu pelaku jambret di Kota Palembang yang makin berani. Sebagai bukti, dalam pekan ini saja sedikitnya ada tiga korban jambret bermotor yang mengadu ke SPKT Polrestabes Palembang.

Salah satu korban sempat ditodong dengan senjata api oleh pelaku. Korbannya pasangan suami istri (pasutri), Li (29) dan Ded (30), warga Lorong Gubah Laut, Kecamatan Ilir Timur I Palembang.

Kejadiannya berawal ketika korban hendak ke kawasan Jakabaring dengan berboncengan menggunakan sepeda motor, Jumat (26/06), sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat melintas di Jalan Gubernur HA Bastari tepatnya di depan Dekranasda, 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, tiba-tiba tas selempang korban ditarik oleh dua pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor jenis matic warna merah.

“Kami sempat mempertahankan tas itu, tapi mereka mengancam pakai sajam, saya takut dan melepaskan tas, lalu mereka kabur,” ujar Li kepada awak media usai membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Sabtu (27/6) sore.

Menurut dia, suaminya sempat berusaha mengejar kedua pelaku. Namun berhenti karena salah satu jambret mengacungkan senjata api (senpi).

“Lalu mereka langsung ngebut dan menghilang. Di dalam tas itu berisi satu HP Vivo, uang Rp500 ribu, KTP, kartu BPJS, ATM Bank Sumsel, dan STNK motor Honda Beat BG 6870 ZC,” katanya.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nur melalui Kepala SPKT, AKP Her, membenarkan adanya laporan tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). (*)