Baru 400 UMKM Dapat Bantuan Pemkot, Tukang Reparasi HP dapat Bantuan Modal Usaha

Wawako Palembang, Fitrianti Agustinda menyerahkan bantuan modal usaha kepada Ibrahim, warga Silaberanti, Senin (29/06/2020). Foto : istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – Pemkot Palembang tahun ini menargetkan ada 4.000 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mendapatkan bantuan modal usaha tanpa bunga tanpa agunan Rp 3 juta. Namun, sampai sekarang baru 400 UMKM yang terdata mendapat bantuan.

“Karena sekarang masih pandemi sehingga berpengaruh besar pada keberadaan UMKM. Apalagi, beberapa waktu lalu banyak yang tutup. Tapi, kita terus kejar agar target 4.000 UMKM bisa tercapai,” kata Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda usai memberikan bantuan modal usaha tanpa bunga dan agunan, kepada Ibrahim, warga Gang Merpati, Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring, Senin (29/06/2020).

Fitri juga meminta lurah dan camat untuk menghimpun warga yang membutuhkan modal usaha. Dia menyadari, di masa pandemi ini sangat menghimpit ekonomi masyarakat. Tahun ini pemerintah menargetkan 4.000 usaha mikro kecil menengah (UMKM) mendapatkan bantuan tanpa agunan ini, tetapi sekarang baru ada 300 UMKM yang diverifikasi.

Selain itu dia menambahkan, kriteria masyarakat untuk mendapatkan modal usaha cukup mudah. Pertama memiliki usaha minimal 1 bulan berjalan, warga Palembang dan jangka pinjaman 1 tahun. Dan diangsur 250 ribu perbulan.

Fitri mengaku bangga, dalam keterbatasannya, Ibrahim memiliki semangat yang tinggi untuk mencari nafkah untuk keluarganya dengan mereparasi HP rusak.

Sementara Ibrahim mengatakan, usahanya reparasi HP rusak digelutinya sudah lima tahun berjalan. Dia biasa membuka lapak di Pasar Cinde, tetapi sudah satu tahun ini tidak buka karena kendaraanya rusak parah. “Iya, sudah satu tahun ini hanya di rumah saja memperbaiki HPnya,” ujar ayah tiga anak ini.

Dia sangat berterima kasih atas bantuan modal tanpa agunan oleh wakil walikota dan memperbaiki motornya yang rusak. Diakuinya, pendapatannya perhari Rp75 ribu, tetapi selama di rumah saja hanya sedikit yang reparasi. “Alhamdulillah Rt dan tetangga baik, jadi makan sehari-hari diberikan,” tukasnya. (sef)