Desak Polisi Usut Pembakaran Bendera PDIP

Massa PDIP menggelar orasi di halaman Mapolda Sumsel, Senin (29/06)

PALEMBANG, PALPOS.ID  – Ratusa massa PDI Perjuangan menggelar unjuk rasa di depan halaman gerbang Mapolda Sumsel, Senin (26/06), sekitar pukul 10.15 WIB. Mereka mendesak dan mendukung penuh pihak kepolisian untuk mengusut tuntas perkara pembakaran bendera PDIP pada Rabu (25/06) yang lalu, di gedung DPR Jakarata, terkait demo ormas menolak RUU Rancangan Indeologi Pancasila (RIP).

Diserukan koordinator aksi massa PDIP, Andreas, pihaknya mendukung kepolisian untuk melakukan pengusutan kasus pembakaran bendera PDIP Rabu lalu di Senayan, Jakarta.

“Karena bendera PDIP merupakan simbol harkat dan martabat sebuah partai. Bendera ini harus dijaga, bagi para pelaku untuk diusut. Kami juga tidak ada keinginan untuk memecah belah,” ujarnya.

Ketua Umum Partai PDIP Sumsel Giri Ramadhan menegaskan pihaknya percaya harus menempuh jalur hukum, sebab kita sebagai negara hukum.

“Kami PDIP Perjuangan Sumsel, akan tetap menjaga kondusivitas, kader-kader kami minta untuk tetap tenang, tidak terpancing emosi dengan hal-hal tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Giri juga berharap selain dalam rangka untuk menjaga harkat dan martabat PDIP, juga menjaga partai-partai lain yang resmi diakui pemerintah.

“Kita tunggu proses hukumnya, kita ikuti dan sangat taat dan mengikuti aturan. Kedepannya kejadian seperti ini, tidak terjadi lagi. Bukan hanya Partai PDIP tetapi partai lain dan organisasi resmi yang diakui dan resmi dilindungi Undang-undang,” tukasnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra MM lantas menemui ratusan massa yang mendatangi kantornya.

“Silahkan sampaikan aspirasi rekan-rekan semua. Saya sangat mengapresiasi aksi berjalan tertib. Untuk kasus ini juga sedang ditindak lanjuti kepolisian disana,” ungkapnya. (*)