Oknum Ketua PPK dan PPS Diduga Terlibat Narkoba

Salah seorang tersangka yang diamankan Satres Narkoba Polres OKU Selatan, Senin (29/06/2020). Foto: istimewa

MUARADUA, PALPOS.ID – Satres Narkoba Polres OKU Selatan, kembali menunjukan keseriusannya dalam menumpas habis dan meluluh lantahkan jaringan Narkoba di Wilayah Bumi Serasan Seandanan.

Hal ini ditunjukkan dengan Sabtu (27/06/2020), Satres Narkoba Polres OKU Selatan berhasil mengamankan 3 pemakai narkoba jenis sabu yakni tersangka Yoki Pranayama (25), Hengky Rinaldi (25), dan Ripodin (27).

Mirisnya dari ketiga pemuda yang berhasil diamankan tersebut dua diantaranya adalah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemunggutan Suara (PPS) di Kecamatan Muaradua Kisam.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK, melalui Kasatres Narkoba Polres OKU Selatan Iptu Beni Okimu SH menyebutkan, penangkapan terhadap ketiga tersangka tersebut berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat bahwa tersangka Yoki Pranayama (25) kerap menyimpan dan menjual Narkotika jenis Sabu di rumahnya.

Berbekal dari informasi ini anggota Satres Narkoba Polres OKU Selatan langsung melakukan penyelidikan dan setelah di TKP sekitar pukul18.00 WIB  anggota melihat tersangka berada di rumahnya bersama 2 tersangka lainnya yakni Hengky Rinaldi (25) dan Ripodin (27) sedang mengkonsumsi Narkotika jenis sabu.

Tak pelak, ketiga tersangka langsung di tangkap dan dilakukan penggeledahan, hingga ditemukan Barang Bukti berupa 2 (dua) paket klip bening berisi sabu berat bruto 0,26 gram, 1 (satu) buah pirek kaca bening yang berisi kristal putih Narkotika jenis sabu. “Ketiga tersangka tersebut berstatus sebagai pengedar,” ucap Kasatres Narkoba yang berketurunan Jepang tersebut.

Terpisah, informasinya dua dari tiga tersangka itu, diantaranya satu orang Ketua PPK Kecamatan Muaradua Kisam bernama Hengky Rinaldi (25), dan juga anak mantan Camat di Kabupaten OKU Selatan.

Sedangkan Ripodin (27), merupakan Ketua PPS Desa Simpang Lubuk Dalam Kecamatan Muaradua Kisam, dan Yogi Pranayama berprofesi sebagai supir.

Sementara Ketua KPU OKU Selatan Ade Putra Martabaya melalui Komisioner KPU Zarnubi Skom, membenarkan hal itu. Hanya saja, terang Zarnubi, pihaknya masih menunggu proses hukumnya. ‘’Jika dinyatakan positip, maka dilakukan PAW atau pemecatan,” tegasnya. (tian)