Bupati Batalkan Rapid Test Untuk 24 Kecamatan 

Cik Ujang, Bupati Lahat. Foto: istimewa

LAHAT, PALPOS.ID – Bupati Lahat, Cik Ujang SH, membatalkan rencana rapid test di wilayah 24 kecamatan di Kabupaten Lahat. Keputusan itu atas pertimbangan dampak sosial yang akan terjadi di masyarakat, bila rapid test digelar bagi masyarakat. Apalagi rencana rapid test akan digelar secara acak.

“Rapid test yang sebelumnya kita rencanakan di setiap kecamatan dibatalkan,” kata Cik Ujang, saat menerima bantuan mobil ambulan oleh PT Jasa Raharja, Selasa (30/06/2020). Menurutnya, pembatalan tersebut berdasarkan pertimbangan dampak sosial yang akan terjadi di masyarakat.

Terlebih apabila adanya hasil reaktif di rapid test masyarakat, akan berdampak kurang baik dilingkungan. Padahal belum tentu seseorang tersebut positif terkena Covid-19. “Misalnya disuatu wilayah itu ada yang reaktif, nanti dampak sosial dilingkungan pasti tinggi, bisa saja saling jelek jelekan dan dikucilkan,” jelasnya.

Data update terakhir Senin (29/06), pukul 15.00 WIB Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Lahat, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 10 orang di Kecamatan Lahat 6 orang dan Kecamaran Merapi Barat 4 orang.  Sedangkan, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan terkonfirmasi positif tidak ada. (ari)