Cerita Histeris Penghuni Rusun Blok 46 di Balik Musibah Kebakaran

Warga Rusun Blok 46 yang menyelamatkan diri dari kebakaran di lantai 2, Selasa (30/06)

Loncat ke Bawah untuk Menyelamatkan Diri

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kebakaran Rumah Susun (Rusun) Blok 46 Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Selasa (30/06), sekitar pukul 08.30 WIB, meninggalkan cerita histeris para penghuninya.

Jeritan itu kebakaran membuat penghuni mulai dari lantai 1 sampai lantai 4 menjadi panik. Sontak penghuni lantai 2, 3 dan 4 berhamburan keluar hendak menyelamatkan diri.
Lantaran tidak ada tangga darurat, beberapa warga nekat melompat dari lantai 3 dan 4, hingga mengalami luka ringan dan keseleo.

Salah satunya, Icuk Sugiarto (50), dia mengalami luka lecet di kaki dan tangan akibat melompat dari lantai 4 rumahnya.

“Aku nak turun ke bawah nemui rombongan, rencano kami nak ke Kantor Walikota kareno ado urusan. Pas di lantai duo, aku cium bau angit dari dalam rumah nenek Suheni. Ruponyo dalam rumahnya sudah kebakaran,” ungkapnya sambil berjalan terpincang-pincang saat ditemui di lokasi kebakaran.

Kemudian, Icuk berteriak memberitahu kepada penghuni lainnya, sambil berlari ke lantai 4 rumahnya untuk menyelamatkan keluarganya.

“Nah, waktu nak turun api sudah besak, tapi sudah ado warga yang berhasil turun. Warga yang maaih di lantai 2,3 dan 4 lainnyo, tepakso melompat untuk nyelametke diri,” ujarnya.
Menurut Icuk, api berasal dari konsleting listrik di lantai dua rumah nenek Suheni. “Penyebabnyo gara-gara listrik konslet, keluar api dan membakar isi rumah nek Suheni,” katanya.

Senada di katakan pemuda mengaku bernama Tomi (30), saat kebakaran dia sedang di dalam rumahnya lantai 3.

“Aku lagi duduk di rumah, dengar teriakan ado kebakaran. Aku langsung keluar, ruponyo ado nian kebakaran di lantai duo,” katanya.

Kemudian, dia memberi tahu keluarganya dan menyuruh untuk segera turun ke bawah.
“Keluargo aku sudah turun galo, aku berusaha nak selamatkan barang tapi percuma kareno dak bisa melewati lantai duo. Jadi aku langsung nyelamatkan diri terjun ke bawah lewat jendelo,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Erda Wati S.Sos, Lurah 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang , mengatakan begitu mendapat informasi adanya kebakaran di blok 46 rusun, dia langsung menghubungi pihak pemadam kebakran.

“Begitu dapat kabar blok 46 kebakaran, saya langsung menelpon PBK dan memberi tahu Pak Camat. Lalu langsung ke lokasi kebakaran untuk memastikan yang terjadi akibat kebakaran itu,” ungkapnya.

Menurutnya, api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit oleh tiga unit mobil PBK dibantu warga.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya ada beberapa warga kita yang luka ringan akibat melompat dari lantai 2,3 dan 4 untuk menyelamatkan diri. Mereka sudah diobati dan baik-baik saja,” pungkasnya sambil memeriksa keadaan warganya yang luka-luka. (*)