Eddy Yusuf Nyalon Bupati, Politik OKU Berwarna

Eddy Yusuf, Calon Bupati OKU. foto: istimewa

BATURAJA, PALPOS.ID – Kendati pasangan incumbent Drs H Kuryana Azis – Drs Johan Anuar SH MM, tak bisa kelain hati alias bersatu kembali, namun pesona H Eddy Yusuf, mantan Wakil Gubernur Sumsel di era H Alex Noerdin, tetap dirindukan berbagai kalangan tak terkecuali pemilih pemula.

“Diatas kertas, baik Kuryana dan Johan diunggulkan, apalagi mereka menyatakan telah berpasangan,”ucap Pengamat Politik lokal Marattu Fahri MIP, Selasa (30/06/2020).

Marratu menilai, terlepas dari kelebihan pasangan Incumbent, ada celah nantinya akan dimainkan tim Eddy Yusuf untuk merebut hati pemilih. Jika isu itu dimainkan bukan tidak mungkin persaingan akan ketat.

“Bersatunya Kuryana Azis – Johan Anuar, membuat pasangan incumbent yang mengusung jargon Bekerja Lanjutkan itu berpeluang kembali memenangkan pertarungan Pilkada pada  9 Desember mendatang,” tukas Marratu.

Ditambahkan Marratu, Eddy Yusuf jangan dipandang sebelah mata terutama di Batumarta, saat meninggalkan OKU banyak peninggalan Eddy Yusuf termasuk infrastruktur jalan.

Pasti isu jargon OKU Maju dan Gemilang, jadi bahan tim Eddy Yusuf. Sebaliknya, isu Eddy Yusuf juga pasti akan dimainkan pasangan tim Bekerja, Lanjutkan.

“Salah satu faktor petahan bakal menang lantaran kedua tokoh itu mempunyai basis massa yang setia,” beber Marratu.

Para pemilih di OKU, lanjut Marratu, secara psikologi cenderung ke pasangan incumbent. Pimpinan Daerah Muhammadiyah OKU ini menerangkan, dari segi Parpol pengusung, memang Partai NasDem yang diketuai Kuryana Azis serta partai Golkar dipimpin Johan Anuar, otomatis akan berpihak pada pasangan incumbent.

Marattu menyebut, jika memang benar Eddy Yusuf maju dan didukung beberapa partai, maka suhu politik OKU akan lebih berwarna dan warga OKU juga akan semangat menyambut Pilkada nanti.

“Saya belum memantau apakah Eddy Yusuf bisa maju atau tidak, yang jelas Kuryana sudah menyatakan berpasangan dengan Johan. Eddy Yusuf siapapun pasanganya maka Pilkada OKU lebih berwarna ketimbang musuh kotak kosong,” pungkas Marattu. (eco)