Kapolda Sumsel Keluarkan Surat Pengakuan Dosa untuk Oknum Anggota Narkoba

Kombes Pol Supriyadi, Kabid Humas Polda Sumsel

PALEMBANG, PALPOS.ID – Sebagai garda terdepan pemberantasan kejahatan narkotika, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra MM terus melakukan terobosan menjadikan anggotanya lebih baik dan promoter.

”Salah satunya dengan mengultimatum tegas, bagi oknum anggotanya masih terlibat penyalahgunaan narkotika,” tegas Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi.

Menurutnya, Kapolda Sumsel telah mengeluarkan surat pengakuan dosa memberikan waktu sampai 15 Juni 2020, bagi anggota yang masih menggunakan narkoba perlu digaris supaya melaporkan ke Kapolres masing-masing.

“Selanjutnya akan ditindaklanjuti untuk dilakukan tes urine dan direhabilitasi, kalau lewat dari tanggal ini tidak melapor akan ditangkap diproses sebagaimana aturan yang ada,” ungkapnya kepada Palpos.Id

Surat pengakuan dosa atau surat imbauan Kapolda ini sudah disebar ke 17 Polres yang ada di Sumsel.

“Hampir terlibat ada semua, ada pengguna namun rata-rata mereka (oknum anggota,red) pengedar, membantu mengedar itu yang tidak ada toleransi,” cetusnya, Jumat (3/7).

Perwira pernah menjabat sebagai Kapolres Bengkulu ini mengatakan, salah satu upaya ini dalang rangka Hari Bhayangkara ke-74.

“Ini merupakan salah satu terobosan kapolda, untuk memperbaiki anggota yang masih pengguna penyalah gunaan narkotika untuk berhenti dan melapor, baik bintara atau perwira semuanya,” tegasnya.

Dengan harapan Bhayangkara Polri kedepan semakin, baik dari segi kinerja semakin professional, memberikan pengayoman masyarakat.

“Karena kita bagian dari masyarakat. Sebagaimana maskot dibuat Kapolda Sumsel, yakni Mang PDK atau Polisi Dulur Kito, artinya polisi harus jadi sahabat dulur dekat dengan masyarakatnya,” tukasnya.

Sebelumnya upaya perbaikan kinerja dan professionalitas itu, telah melakukan PTDH tersebut pada Selasa 30 Juni 2020 diberhentikan secara tidak hormat di gedung Catur Saksi Polda Sumsel.

Stelah 8 bintara polisi terbukti bersalah tersandung kasus narkoba, lalu 1 bintara lagi karena disersi karena lebih satu bulan tidak masuk kerja atau meninggalkan tugas.

9 bintara polisi yang diberhentikan tidak hormat ini, Bripka SY personil Polrestabes Palembang, Bripka LR Ba Biddokes kasus narkoba dan sakit struk. Bripda DM Polres Banyuasin dan Bripda SN personel Polres Banyuasin perkara narkoba.

Lalu Brigadir SK personil Polres Banyuasin perkara narkoba. Aipda Az personil Biddokes personil Polda Sumsel perkara narkoba, Bripda AP personil Dit Samapta kasus narkotika serta Brigador AD personil Sat Brimobda, perkara disersi, tidak masuk selama sebulan atau meninggalkan tugas.

Selain punisment, Kapolda Sumswl juga memberikan reward juga diberikan kepada 362 anggota kepolisian atas prestasi, inovasi dan kinerjanya sebagai personil Bhayangkara Polri terbaik. (*)