Diduga Melanggar Netralitas, Bawaslu Periksa 11 ASN dan 1 Kades

Ketua Bawaslu Muratara, Munawir (kanan) memberikan kterangan pers terkait pemeriksaan 11 ASN dan 1 kades, Minggu (5/7)

MURATARA, PALPOS.ID – Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akan digelar di Kabupaten Muratara pada 9 Desember 2020 mendatang. Walaupun rentang waktu tinggal beberapa bulan lagi dan belum adanya penetapan calon, tetapi keberpihakan ASN dan Kades sudah mulai terlihat.

Sebagai bukti, Bawaslu Muratara memeriksa sebanyak 11 ASN dan satu Kades yang diduga melakukan pelanggaran netralitas pada Pilkada 2020 mendatang.

Ketua Bawaslu Muratara, Munawir menjelaskan, berdasar laporan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN dan Kades pada 2 Juli 2020 yang lalu, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan menyurati Bupati dan Sekda sebagai pemberitahuan.

“Hari ini, Jumat (3/7) kita memanggil 11 ASN dan satu Kades untuk dimintai keterangan terkait laporan tersebut,” jelasnya, Minggu (5/7).

Ia mengatakan berdasarkan Undang-Undang tidak diperbolehkam kepada salah satu pasangan calon dan sekarang belum ada pasangan calon. Karena sekarang yang ada hanya bakal calon.

“Kalau sekarang kan belum ada pasangan calon, karena September baru Komisi Pemilihan Umum Daerah (KUPD) Muratara mengumumkan dan hanya baru bakal calon Bupati dan Wakil Bupati,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah melakukan pemeriksaan pihaknya akan mengkaji ulang apakah melanggar atau tidak dan baru merekomendasikan ke KASN.

“Kita tidak bisah memberikan sanksi kepada ASN dan yang memiliki wewenang itu KASN. Wewenang kita hanya merekomendasi ke KASN,” bebernya.(lam)