SD Negeri 30 Palembang Siap Tampung ABK

Panitia PPDB SD Negeri 30 Palembang. Foto istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – SD Negeri 30 Palembang yang beralamat di Jalan Sungai Tawar, Kelurahan 29 Ilir Kecamatan Iliri Barat II Palembang, merupakan salah satu sekolah inklusi pada  PPDB tahun pelajaran 2020/2021 yang siap menampung anak berkebutuhan khusus (ABK).

Karena mendapatkan pendidikan bukan hanya hak untuk anak normal saja, tetapi anak kebutuhan khusus berhak juga mendapatkan pendidikan.

Kepala SDN 30 Palembang Nuraini mengatakan, pada PPDB tahun ini pihaknya menyediakan kuota 112 peserta dengan 4 rombel. “PPDB dilaksanakan secara online,” ujarnya.

“Bagi orang tua yang gagap teknologi (gaptek), sekolah siap membantu, ada panitia mendaftarkannya, dengan satu syarat harus mematuhi protokol covid-19,” terangnya.

Menurut Nuraini, pihaknya menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, jika ada orang tua wali murid dan tamu yang datang. “Untuk hari ke-2 ini pendaftar bukan hanya anak normal, tetapi anak ABK ada, namun dalam segi pendidikan kami berikan sama,” terangnya.

Sebagai sekolah pilot project sekaligus sebagai ketua pembina khusus pendidikan inklusi SDN di Palembang, pihaknya siap memberikan pendidikan maksimal untuk ABK.

Mengingat beragam ABK di sekolah ini, seperti siswa yang gagu, hyper aktif, autis dan tuna rungu, peran guru menjadi penentunya. “Intinya semua anak seperti itu bisa tumbuh pintar dan berkembang, jika peran guru bisa menguasai keadaan di kelas,” ujarnya.

Mengenai sistim Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), jelas Nuraini, guru sudah mengikuti pelatihan dasar-dasar bimbingan konseling dari Kemendikbud. Anak-anak ABK disamakan dengan anak-anak lainnya setiap kelasnya, tidak dibeda-bedakan,” jelasnya.

Sementara salah satu wali murid Dewi Mismayanti mengatakan, anaknya mendaftar di SDN 30 karena tenaga pendidiknya sudah mendapatkan penataran mengenai ABK seperti anaknya.

Sejauh ini anaknya hyper aktif, dan perlu penanganan khusus, pengajarannya perlu dengan kesabaran dan keikhlasan. “Makanya saya percayai SDN 30, anak saya bisa mendapat ilmu seperti anak-anak lain pada umumnya,” tukasnya. (uci)