Minim Jumlah Siswa yang Mendaftar, Guru TK Cemas

Murianah, Kepala TK Dharma Wanita 1. Foto istimewa

PALEMBANG, PALPOS.ID – Pandemi Covid-19 ternyata berdampak pada menurunnya jumlah siswa TK di Kota Palembang. Minimnya yang mendaftar di Taman Kanak-kanak (TK) membuat cemas para Guru berstatus Pegawai Negeri sipil (PNS) yang sudah bersertifikasi.

Pasalnya, tunjangan sertifikasi mereka bakal terancam, apabila tidak ada murid tempat mereka mengajar. Begitu juga dengan guru honorer, gaji mereka pun tergantung dari jumlah siswa di TK tersebut. “Jika tidak ada murid, maka mereka tidak mendapat gaji,” ujar Kepala TK Dharma Wanita 1 Murianah, Senin (06/07/2020).

Selain itu, kata Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak ini, gaji guru honor pun diberikan berdasarkan uang iuran siswa. “Ditengah wabah corona ini, tidak ada pembelajaran tatap muka secara langsung, maka para wali murid tidak mau membayar, ini juga menjadi persoalan kami,” ucapnya.

“Ditahun ini, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mengalami penurunan yang sangat drastis. Contohnya saja di TK Dharma Wanita 1 baru ada  7 orang anak yang mendaftar. Sebelum terpaparnya virus corona sudah banyak yang mendaftar lebih dari 7 orang anak,” keluhnya.

Akibat penurunan jumlah siswa yang mendaftar, maka guru honorer disini otomatis tidak mendapatkan gaji. “Untuk mendapatkan siswa, Kami sudah mempromosikan melalui menyebarkan brosur,Instagram (Ig),WhatsApp (WA), Facebook dan lain sebaiknya,” terangnya.

Dia berharap, tahun pelajaran baru 2020/2021 nanti   kegiatan belajar mengajar dapat segera dilaksanakan. “Meski bertatap muka secara langsung sekolah  harus siap dan  mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP)Protokol kesehatan Covid-19,” harapnya.

Untuk pelaksanaan pembelajaran apa secara daring atau tatap muka secara langsung, pihaknya masih menunggu instruksi dari Disdik Kota Palembang. (uci)