Tagihan PDAM Membengkak karena Sering Cuci Tangan

Wako Palembang H Harnojoyo didampingi Wawako Fitiranti Agustinda memberikan keerangan kepada wartawan terkait tarif PDAM, Senin (6/7)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Walikota Palembang H. Harnojoyo mengatakan sampai saat ini belum ada kenaikan tarif air bersih yang dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi.

Hal itu disampaikan langsung Walikota Palembang, Harnojoyo usai Rapat Paripurna ke-7, dengan agenda Membahas Penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang.

“Sampai saat ini tidak ada kenaikan tarif PDAM. Hanya saja mungkin ada selisih pemakaian jumlah,” ungkapnya.

Harnojoyo menerangkan, terkait selisih pemakaian jumlah, saat ini masih dalam pembahasan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berupaya mencari solusi terbaik.
“Untuk teknisnya coba dikoordinasikan dengan PDAM,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, kenaikan tunggakan bukan karena ada kenaikan tarif yang dilakukan PDAM Tirta Musi. Di mana, dari hasil evaluasi pemakaian di atas biasanya, dari pemakaian normal yang terakumulasi April hingga Juli.

“Bisa juga naik karena penggunaan air berlebihan akibat di rumah saja, mungkin jadi lebih sering cuci tangan dan mandi,” ujarnya usai melakukan rapat bersama di Kantor Bappeda Palembang, Senin (6/7).

Selain itu, lonjakan tagihan juga terjadi karena, aktifitas penghitungan meteran yang dilakukan untuk mensinkronkan pemakaian air oleh pelanggan, tidak dilakukan selama masa Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Selama Covid-19 kemarin, PDAM lebih mementingkan keamanan petugas yang bekerja di lapangan. Jadi tidak ada penghitungan meteran,” tandasnya.(*)