248 Polisi Buat Surat Pengakuan Dosa Penyalahgunaan Narkoba

Irjen Polisi Eko Indra Heri, Kapolda Sumsel

PALEMBANG, PALPOS.ID – Surat pengakuan dosa yang dikeluarkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri MM untuk jajarannya terkait penyalahgunaan narkoba cukup efektif.

Indikasinya, sampai Selasa (7/7) ini, sudah ada 248 personil kepolisian yang membuat surat pengakuan dosa, terkait penyalahgunaan barang haram tersebut.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri MM didampingi Kabid Humas Kombes Pol Supriadi menegaskan keprihatinannya karena banyak anggotanya terkena narkoba tersebut.

“Saya memahami harus memperbaiki keadaan mereka, maka saya buatlah semacam himbauan sebenarnya. Bagi mereka yang menggunakan barang terlarang ini, untuk mereka membuat surat pernyataan pengakuan dosa,” ungkapnya.

Menurut jenderal dua bintang di pundak ini, 248 personel di lingkungan Polda Sumsel tersebut  akan direhabilitasi dalam tiga gelombang karena cukup banyak.

“Tapi intinya saya salut dengan kejujuran anak-anak saya, berani mengakui dan siap melakukan perubahan. Mereka akan kita latih nanti di Pakri Lembang, kalau di SPN terlalu jauh. Disini bisa kita pantau nanti jalannya,” jelasnya.

Ditanya statmen Kapolri Jendral Polisi Idham Aziz bagi polisi yang terlibat narkoba akan dihukum mati? “Itu bagi kepada mereka yang pengedar. Tapi pengguna itu mereka korban. Saya sudah lapor Kapolri. Sejauh ini kita lakukan pembinaan. Sdangkan untuk oknum pengedar ada, kemarin yang kita pecat itu pengedar,” jawabnya.

”Bagi oknum pengedar kita tidak toleransi, ini pengguna makanya kita rehab. Semua merata, hampir semua satker wilayah ada, baik Polda Sumsel dan Polres, kalau yang lewat batas ketentuan ada tindakan lain,” tukasnya. (*)