ABG Ditemukan Tewas di Bawah Ranjang Penginapan

Tim Inafis Polrestabes Palembang mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara, Selasa (7/7)

Bekas Tali Jeratan Melilit di Leher dan Wajah  

PALEMBANG, PALPOS.ID – Warga di sekitar Penginapan Macan Kumbang, Jalan Macan Kumbang, RT 49/11, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang digegerkan dengan ditemukannya jasad perempuan di bawah kamar penginapan.

Perempuan yang masih tergolong anak baru gede (ABG) itu diketahui bernama Vanny Yulia Nita (18). Dia tewas dengan bekas jeratan tali melilit di leher dan wajah dan posisinya tergeletak di bawah ranjang.

Rekaman CCTV lokasi kamar korban menginap

Diketahui Vanny sendiri tinggal di Jalan Gotong Royong, RT 18/05, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarame, Palembang.

Penemuan jasad perempuan malang tersebut, Selasa (07/07), sekitar pukul 15.00 WIB. Dikatakan room boy Penginapan Macan Kumbang, bahwa korban cek in pada Minggu (05/07), pukul 15.00 WIB.

“Cek in Minggu siang. Nah hari ini kita ketuk pintu kamar nomor 204 tidak dibuka-buka dan tidak ada jawaban. Tapi ada suara kran air hidup terus. Waktu kulihat dari ventilasi ada sepatu perempuan dan power bank, berarti ada orang,” ungkapnya.

Dia curiga, dan berinisiatif menghubungi owner penginapan Macan Kumbang.

“Jadi kami curiga aku minta kunci cadangan, kami masuk berdua. Di dalam kamar ada sepatu di atas lemari, pas aku jatuhkan di bawah, nah ada korban di bawah ranjang. Posisi terlentang, sudah meninggal dengan tangannya nongol sedikit,” bebernya.

“Diduga meninggalnya dibekep posisi di bawah ranjang kamar nomor 204 lantai 2,” ujarnya lagi.

Begitu dikatakan Dika, tamu penginapan yang tinggal sebelahan kamar. Dia juga mengaku terkejut, tahu tamu sebelag meninggal.

“Nah sore kemarin sempat lihat cowok agak tinggi gemuk merokok, itu teman prianya. Umurnya sekitar 40 tahunan. Nah cewek yang meninggal itu sebelahan dengan kamar kami nomor 205, makanya kami cemas,” timpalnya.

“Korban meninggal dengan jeretan tali di leher dan wajah, iya dibunuh. Kami sedang kumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi, termasuk bukti CCTV,” ujar anggota Pidum Polrestabes Palembang di temui kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Sumsel. (*)