Vanny Hendak Interviu Kerja dan Minta Dibelikan Boneka Doraemon

Orang tua mendiang Vanny begitu terpukul saat tahu anaknya meninggal di RS Bhayangkara Palembang, Selasa (7/7)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kematian Vanny Yulianita (18) dengan amat tragis cukup memukul keluarga yang ditinggalkan.

Kedua orang tuanya syok berat tatkala belia yang dikenal baik ini harus tewas tragis dengan jeratan di leher dan wajah dalam kamar 204 Penginapan Macan Kumbang, RT 49/11, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Selasa (7/7).

BACA JUGA :

Mendiang Vanny semasa hidup

Berdasar penuturan pihak keluarga saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Vanny diketahui pergi terakhir karena penggilan interviu kerja.

“Terakhir Senin (06/07) siang pergi dari rumah pakai motor karena ada panggilan interviu kerja di hotel kawasan Jalan May Salim Batubara,” kata Alvin (14), adik kedua korban dari tiga bersaudara ini.

Diteruskan Alvin, ayuknya itu merupakan baru lulus dari SMK Negeri 5 Palembang di Jalan Demang Lebar Daun.

“Baru lulus jadi mau cari kerja. Ada juga mau melamar di minimarket kawasan Talang Kelapa. Nah, dapat kabar itu dari embah (kakek, red), Vanny sudah meninggal di RS Bhayangkara. Embah dikabari buk RT 17, setelah dapat kabar dari orang Penginapan Macan Kumbang,” jelasnya.

Sedangkan keterangan Sapto (28), paman korban, Vanny usai kejadian motor Honda Vario yang ditungganginya ditemukam di Jalan Angkatan 66, Kecamatan Kemuning, Palembang.

“Motornya ditinggal pelaku di Jalan Angkatan 66, di situ ada alamat dan KTP Vanny. Tapi tidak ada kunci motornya,” ujar Sapto.

Sementara, Ketua RT 17 Sri Rahayu membenarkan Vanny adalah warganya.

‘’Harusnya dia ulang tahun Rabu (08/08) ini. Rupaya malam ini kejadian. Makanya kami ke RS Bhayangkara untuk ngecek,” timpalnya.

“Sebelum meninggal Vanny minta dibelikan boneka Doraenom. Harusnya malam ini ulang tahun tanggal 08 Juli 2020,” ujar Indah sembari menangis. (*)