Wakil Bupati Ajak Warga Aktif Awasi Orang Asing

JA berfoto bersama usai acara Rakor Tim Pora, Selasa (07/07/2020). Foto eko/Palpos.ID

BATURAJA, PALPOS.ID – Wakil Bupati OKU, Johan Anuar atau akrab disapa JA, meminta masyarakat ikut serta mengawasi mobilitas orang asing di Kabupaten OKU demi menjaga keutuhan NKRI.

“Pada prinsipnya kita tidak antipati dengan kehadiran orang asing, namun harus tetap mematuhi semua tatanan pemerintahan dan ketentuan diatur UU Nomor 6 Tahun 2009 tentang Keimigrasian,” kata JA, saat menghadiri sekaligus membuka acara rakor Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) meliputi 3 kabupaten, yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan di Ballroom Hotel BIL Baturaja, Selasa (07/07/2020).

JA menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada Kanwil Kemenkumham Sumsel dan Kepala Kantor Imigrasi kelas II Non TPI Muara Enim yang telah memfasilitasi penyelenggaraan rapat tim Pora tersebut.

“Harapan saya melalui rapat ini kita bisa memantapkan koordinasi dan kerjasama antar tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan untuk semakin sinergitas dalam menata pembaruan fungsi pemerintahan,” katanya.

Sementara Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim Machmudi yang juga Ketua Pelaksana Kegiatan Rakor Tim Pora menjelaskan, rakor kali ini mengangkat tema ”Pengawasan Orang Asing di Era New-Normal”.

Sedangkan Kakanwil Kemenkumham Sumsel diwakili Kabid Intelijen dan penindakan keimigrasian Syafrizal menyampaikan dalam rangka tegaknya Kedaulatan negara, maka tentulah orang asing bermanfaat bagi negara yang dapat masuk sesuai dengan elektron valensi yang dijalankan pada imigrasi, kemudian disebut dengan Tri fungsi imigrasi berupa fungsi pelayanan fungsi penegakan hukum dan fungsi fasilitator dan bangunan yang merupakan amanat dari undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

“Pada pasal 69 ayat 1 menyebutkan pembentukan tim pengawasan orang asing terdiri atas instansi terkait baik di pusat maupun daerah. Pengawasan orang asing menjadi penting sebagai wadah untuk menemukan informasi agar terciptanya suatu pembangunan mengedepankan aspek keamanan merupakan sinergitas instansi dalam pengawasan orang asing,” tandasnya. (eco)