Sempat Kabur ke Linggau, Dua Beradik Pembunuh Tetangga Menyerahkan Diri

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengintrogasi kedua pelaku di Mapolsekta IB I Palembang, Rabu (22/07)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Oka Candra (27) dan Rizky Ananda alias Jack (22) pelaku utama yang membunuh Rio Pambudi (25), tetangganya sendiri, menyerakan diri ke polisi, Rabu (22/07).

Kedua warga Jalan Tanjung Bubuk, Perum Griya Macan Lindungan Permata, RT 03/03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang ini sebelumnya sempat diburu polisi usai menghabisi nyawa Rio, Minggu (19/07) yang lalu, sekitar pukul 09.00 WIB.

BACA JUGA :

Diketahui kakak beradik dan orang tuanya ini kabur ke Lubuk Linggau selama 2 hari. Setelah itu, Oka dan Rizky bersembunyi di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Banyuasin.

Kedua pelaku yang videonya sempat viral di media sosial ini, menyerahkan diri ke Mapolsek Ilir Barat (IB) I Palembang, sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadi SIk didampingi Kapolsek IB I Kompol Yenni SIk dan Kanit Reskrim Iptu Ginting SH, saat kakak beradik sebagai pelaku utama dalam perkara pengeroyokan ini.

“Kedua pelaku kakak beradik ini, kita amankan di Sembawa, Banyuasin, dengan barang bukti sebilah pisau yang digunakan untuk menusuk,” ungkapnya.

Atas tindakannya itu, kedua pelaku dijerat pasal 170 KUHP ayat 3 tentang pengeroyokan berujung kematian, yang ancamannya 12 tahun pidana penjara.

“Pada intinya disaat pandemi ini, mari kita lebih menahan dan mengendalikan emosi. Membangun komunikasi yang baik dengan tetangga. Apalagi inikan kejadiannya karena hal sepele saja,” imbuhnya.

Dari penyelidikan kami kedua pelaku bukan resedivis atau pernah berurusan dengan pidana. “Iya kakaknya Oka yang ribut dan menusuk. Adiknya Jack, ikut menendang korban. Setelah ditusuk korban kembali dipukuli pelaku,” tukasnya.

Sebelumnya diketahui, perkara keributan mulut, berujung petaka tersebut terjadi Minggu 19 Juli 2020 sekitar pukul 10.00 WIB, di samping rumah korban di Perumahan Griya Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat I.

Pekan itu, Rio tengah memanaskan mesin motor Honda Beat di halaman rumahnya, dengan sedikit menggeber suara mesin motor.

Kemungkinan pelaku merasa terganggu, lalu keluar rumah menegur korban.  Ribut mulut pun terjadi, hingga berujung perkelahian. Sampai kelurga pelaku sekitar empat orang ikut mengeroyok.

Korban yang bekerja di perusahaan motor Isuzu ini kewalahan dan sebuah tusukan di pinggang kiri mendarat, menyebabkan korban terkapar lalu meninggal dunia. (*)