100 Offroader Ramaikan Meluber di Medan Lanud SMH

PALEMBANG, PALPOS.ID – Melumpur Bersama (Meluber) Jip 4×4 Offroad Adventure di lintasan otomotif Dirgantara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) TNI Angkatan Udara Palembang diikuti 100 Offroader, Sabtu (25/07), sekitar pukul 10.00 WIB.

Medan Offroad yang disediakan 4 pos dari fun hingga extreme seluas 10 hektare tersebut,  dalam memperingati HUT ke-3 Jip Plembang Nian Sriwijaya (JPNS) serta HUT ke-39 Korem 044/ Garuda Dempo (Gapo), serta Silver Reunion Bima Cakti Alumni Akabari 1995, sekaligus HUT Bhayangkara ke-74.

Dikatakan ketua umum JPNS H. Harobin Mustofa bahwa JPNS merupakan wadah dari 25 berbagai komunitas Jip 4×4 di Sumsel.

“Selama ini, komunitas ini main sendiri-sendiri. JPNS yang lahirnya ikut dibidani oleh Pangdam II/Swj kala itu Mayjen TNI AM Putranto, mewadahi, melayani, mengkoordinasikan komunitas-komunitas itu untuk main bersama. Maka JPNS untuk bersama,” cetusnya.

Mustofa juga tampak sumringah, pasalnya ramai oleh peserta lebih dari 100 peserta offroader, baik dari Palembang, Prabumulih dan Muara Enim.

“Alhamdulillah Meluber Jip 4×4 ini, benar-benar ramai meluber pesertanya. Ini juga dibatasi, untuk lintasan dengan 4 pos, bila siang ini mulai, Minggu sore sudah bisa finish,” tukasnya.

Sebelum Offroad dimulai, para peserta menggelar bakti sosial dengan membagikan 150 paket sembako dari JPNS dan alumni Akabri 1985. Diberikan kepada warga sekitar Lanud SHM TNI Angkatan Udara Palembang.

Sementara Danlanud TNI Angkatan Udara SMH Palembang Kolonel Pnb Firman Wirayuda ST, mengatakan lintasan medan seluas 90 hektare ini, bisa dimanfaatkan untuk para offroader.

“Silahkan selamat berolah raga, lapangan ini bisa digunakan sekalian, siapapun, kapanpun. Bisa kita gunakan untuk latihan, mungkin sampai gelar event nasional,” ujarnya.

Gubernur Sumsel H Herman Deru, mensupport apa yang dilakukan JPNS dan dukungan Lanud SMH Palembang. Seperti dibuatkan fasilitas sekadar tempat nongkrong di sini, hadiahnya ditambahi motor Trail KLX.

“Bagi saya, dunia offroad bukan barang baru. Tahun 1983 saya sudah latihan di sini, dari offroad sama motor trail juga di lapangan Lanud ini,” ujarnya.

Deru juga mengatakan seiring perjalanan waktu, komunitas offroad ini tetap sama eranya tidak berubah.

“Yang tidak berubah itu semangat kebersamaan, gotong-royong, saling membantu, dan menghadapi tantangan. Jangan sampai ini loss generasi. Saya ingat, Sumsel pernah jadi juara offroad Indonesia tahun 1990, mari bung rebut kembali,” harapnya.

Event ini berlangsung hingga Minggu (26/7) sore. Dari 100 peserta, diikut sejumlah komunitas jip, tim offroad, baik dari offriader Bank SumselBabel, komunitas offroader di Muara Enim, Betung, Prabumulih, JPNS, Portugal, NKRI, SWJ, 4×4 Com, AJC, JAC, Sahara, TDI, TLCI, SKIN, VES, 9 Balls, Ngoprud 4WD, JSRT, 4WD, BT, dan MM komunitas.

“Lebih ini 100, bisa sampai 170 peserta, kita ramaikan offroad hari ini. Soalnya bulan November 2020 ini juga ada Jip Offroad juga di Bedegung, Muara Enim,” tukas Evan (40), salah satu peserta bersiap melaju dengan jip warna hijau mudanya. (*)