Keutamaan Puasa Arafah, Hapus Dosa Satu Tahun Lalu dan Tahun Akan Datang

BULAN Dzulhijjah dalam kalender Hijriah, merupakan salah satu bulan yang mempunyai keistimewaan setelah bulan Ramadan dan Muharam. Di bulan ini, kita dianjurkan oleh Rasulullah Muhammad Salallahu’alaihi wassalam untuk memperbanyak amalan puasa.

Salah satu amalan puasa yang dianjurkan adalah puasa di tanggal 9 Dzulhijjah atau disebut dengan puasa Arafah. Puasa ini dilakukan sehari sebelum lebaran Idul Adha.

Di tahun 2020 ini, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan Hari Raya Idul Adha 1441 H alias Hari Raya Kurban jatuh pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2020. Ini berarti puasa Arafah jatuh pada Hari Kamis tanggal 30 Juli 2020.

Keutamaan puasa Arafah semestinya tidak ditinggalkan oleh seorang muslim yang beriman. Puasa ini dianjurkan bagi mereka yang tidak melaksanakan Ibadah Haji. Keistimewaan puasa Arafah adalah menghapus dosa satu tahun lalu dan satu tahun akan datang.

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang Indonesianya:

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Dikutip laman Muslim.or.id, Ustad Muhammad Abduh Tuasikal mengatakan, mengenai pengampunan dosa satu tahun lalu dan satu tahun akan datang, para ulama berbeda pendapat.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51).

Sedangkan Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, bukan hanya dosa kecil yang diampuni, dosa besar bisa terampuni karena hadits di atas sifatnya umum. (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 7: 498-500).

Yuk mari kita bantu sebar kebaikan.

“Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraan mu, maka itu lebih baik dari unta merah (harta amat berharga di masa silam, pen).” (Muttafaqun ‘alaih).

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim).

Semoga Allah beri hidayah pada kita untuk terus beramal sholih. (*)