Dana PIP Boleh Untuk Beli Paket Internet Siswa

Tampak guru menggunakan pembelajaran via GC (Google Classroom) sebagai media menyampaikan informasi materi pembelajaran menggunakan media komunikasi via Grup WhatsApp, Senin (27/07/2020). Foto: ozi/Palpos.ID

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Sebanyak 81 orang siswa dan siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) I Muara Enim menerima dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahap II.

Dana yang siswa dan siswi terima hari Selasa (21/07/2020) langsung masuk ke Rekening BRI Simpedes Muara Enim, Sabtu (25/07/2020). ‘’Program Indonesia Pintar tahap II diterima siswa dan siswi dari kelas III s/d kelas VI Rp450.000/siswa. Langsung masuk ke nomor rekening siswa,” kata Kepala Sekolah (MIN) I Muara Enim, Juniar, Senin (27/07/2020).

Juniar mengatakan bila dana sudah diterima silakan belanjakan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dalam penyaluran PIP tahap dua ini, pihaknya berharap agar orang tua siswa membelanjakan dana tersebut dengan bijak dan sesuai kebutuhan siswa.

Lebih lanjut, Juniar mengatakan dengan keluarnya dana bantuan PIP ini dapat bermanfaat dan membantu siswa dan siswi di masa pendemi Covid-19 untuk menunjang kegiatan belajar.

Terutama selama covid-19, kegiatan belajar dilaksanakan di rumah atau secara daring. “Maka dananya juga boleh dibelikan paket internet/kuota agar kegiatan belajar mengikuti daring siswa menjadi lancer,” ujar Juniar.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kota Muara Enim dilaksanakan via daring. Salah satunya Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri I Muara Enim yang konsentrasi memberikan pembelajaran sistem daring.

Terpantau, guru menggunakan pembelajaran via GC (Google Classroom) sebagai media menyampaikan informasi materi, ada beberapa yang menggunakan pembelajaran video dengan share link dari youtube, pembelajaran menggunakan media komunikasi via Grup WhatsApp.

Guru melakukan absen siswa sebelum pembelajaran dimulai dengan GF (Google Forms), sehingga guru tahu siswa mengikuti pembelajaran atau tidak. Pembelajaran via GC lebih memudahkan siswa untuk menghemat paket data yang digunakan.

Menurut Afifah Ghaida, murid kelas VIII A mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan belajar via daring meskipun kondisi covid dan tidak bisa bertatap muka. “Alhamdulilah kami masih memiliki kesempatan untuk menuntut ilmu dengan cara belajar online,”kata Afifah. (ozi)