Disergap Polisi, Pengedar Buang Tisu Berisi Sabu

Rudian, tersangka kasus narkobaa diamankan di Mapolres Prabumulih.

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Seorang pengedar narkoba jenis ditangkap Unit Idik 1 Satresnarkoba Polres Prabumulih. Pelaku dimaksud, Rudian (29), warga Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim. Tersangka dibekuk saat berada di kawasan Jalan Mayor Iskandar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, Senin (27/7) sekitar pukul 19.15 WIB.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 paket narkoba jenis sabu seberat 3.99 gram, selembar tisu warna putih, 1 bal plastik bening, 1 unit HP Vivo serta uang tunai Rp185 ribu. Guna kepentingan penyidikan, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Informasi dihimpun, penangkapan terhadap pelaku penyalahguna dan peredaran gelap narkoba ini bermula saat unit Idik 1 Satresnarkoba mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkoba di kawasan Jalan Mayor Iskandar tepatnya tak jauh dari salah satu kos-kosan.

Polisi pun langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan dan pengintaian ke tempat dimaksud. Ketika sedang melakukan pengintaian, anggota melihat seorang pria bernama Rudian dengan gerak-gerik mencurigakan sedang berjalan kaki tak jauh dari sebuah kos-kosan.

Lalu anggota langsung mendekati pria tersebut dan melakukan penyergapan, pelaku sempat berontak dan membuang tisu. Melihat itu, polisi memerintahkan pelaku memungut kembali tisu yang dibuang tersebut. Selanjutnya dengan disaksikan warga setempat, polisi membuka tisu tersebut yang ternyata berisi sabu-sabu.

“Saat disergap, pelaku sempat berontak dan membuang tisu yang berisi benda diduga narkoba jenis sabu-sabu,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK MH melalui Kasat Narkoa, AKP Zon Prama SH, kepada wartawan, Selasa (28/7).

Ditegaskan Zon Prama, karena perbuatan itu tersangka dijerat UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. “Kita Jerat Pasal 114 dan Pasal 112 ancaman hukumannya minimal empat tahun kurungan penjara,” tegasnya.

Sementara, tersangka rudian ketika dintrogasi petugas mengakui perbuatannya tersebut. “Barang itu aku beli dari kawan, rencananya nak dijual lagi dengan kawan,” ucapnya. (abu)