Pedagang Diimbau Rutin Tera Ulang Timbangan

Dinas Perdagangan pantau tera ulang timbangan pedagang, Selasa (28/07/2020). Foto: ozi/Palpos.ID

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Dinas Perdagangan Kabupaten Muara Enim, mengaku kerap mendapati timbangan tak standar para pedagang, sehingga berdampak kerugian terhadap konsumen.

Banyaknya alat ukur nakal tersebut tak hanya disebabkan ulah pedagang tak jujur, namun juga akibat malasnya pedagang melakukan cek tera ulang timbangan.

Hal ini diungkap kepala Dinas Perdagangan Muara Enim melalui Kabid Metrologi Hj Elly Yuliar dalam Talkshow Radio membahas Peran Metrologi Dalam Perlindungan Konsumen, yang digelar di Studio Suara Muara Enim Radio, Kominfo Muara Enim, Selasa (28/07/2020).

“Alat ukur takar timbang yang pedagang pergunakan kan kita cek (tera) ulang setahun sekali untuk mengetahui standarnya,” kata Elly.

Elly menjelaskan, banyak para pedagang bahkan tidak menyadari alat timbangan yang biasa mereka pakai sudah rusak alias tak akur. Kondisinya ini pun lanjutnya tak boleh dibiarkan karena sangat merugikan konsumen.

“Kami dari Dinas Perdagangan juga terus mensosialisasikan undang-undang Metrologi legal, tujuannya guna melindungi kepentingan umum jadi kita harapkan nanti pedagang-pedagang itu berlaku jujur dalam berdagang,” tambah Elly.

Dalam Talkshow ini, selain menghadirkan pihak Dinas Perdagangan, Dinas Kominfo Muara Enim juga mendatangkan pihak Kementerian Agama (Kemenag) Muara Enim yang diwakili Kasubag TU H Solihan.

Dari segi keagamaan, Solihan menerangkan dalam Agama Islam yang diatur dalam aspek ibadah. Hindari kecurangan dalam timbangan karena jelas dikatakan dalam Al-Quran Surah Al Mutaffifin ‘celakalah orang-orang yang curang dalam timbangan’. “Akibat dari kecurangan timbang itu adalah harta kita yang tidak halal dan ketika harta yang tidak halal tadilah berakibat pada kehidupan keluarga kita,” kata Solihan.

Sementara Kadiskominfo Ardian Arifanardi, melalui Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Abdul Roni Darus, mengimbau kepada seluruh pedagang agar tetap jujur dalam melakukan timbangan.

“Kepada para pedagang-pedagang baik itu di kalangan atau di Kota Muara Enim ini agar tetap melakukan Tera Tera ulang atau cek timbangan dagangannya paling tidak satu kali satu tahun,” jelasnya. (ozi)