Indonesia Terang, Sumsel Benderang dan Pagaralam ‘Nyantak’

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni lakukan peletakkan batu pertama, untuk pengerjaan pemasanganan lampu PJU-TS di Kelurahan Nendagung, Rabu (29/07/2020). Foto: humas pemkot pagaralam

PAGARALAM, PALPOS.ID – Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH lakukan peletakan batu pertama dan launching pengerjaan pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Kota Pagaralam, yang dipusatkan di RW 02/RT 04 Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, Rabu (29/07/2020).

“Kita sangat menyambut baik dan mengapresiasi, adanya program Indonesia Terang, Sumsel Benderang dan Pagaralam ‘Nyantak’ (terang) ini. Penerangan lampu Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) merupakan salahsatu program Indonesia terang, difokuskan pada Indonesia terang, terang pangannya, terang sandangnya yang melibatkan berbagai pihak, baik itu dari swasta dan pemerintah daerah,” terang Wako Alpian.

Hibah atau bantuan PJU-TS tambah Wako Alpian, bertujuan untuk memberikan akses penerangan, bagi masyarakat di seluruh Indonesia dan terkhusus pada kawasan atau jalan umum, yang kurang atau tidak memiliki penerangan yang cukup.

“Tentunya, besar harapan pada program Indonesia Terang ini, akan dapat mencerahkan masa depan Indonesia, Indonesia Terang, Terang Pangannya, Terang Sandangnya,” tutupnya.

Sementara itu, Remadani Oktaviani yang akrab dipanggil Bunda Vie mengatakan, pada tahap pertama ini pihaknya mendapatkan lebih kurang 48 ribu PJU-TS, yang disebar ke seluruh Sumsel di setiap Kabupaten/Kota, kebetulan di tahap pertama ini, untuk Pagaralam mendapatkan 2.500 titik lampu PJU-TS.

“Untuk selanjutnya, pada tahap kedua nanti, akan dilihat lagi azas manfaatnya nanti, sampai setiap daerah itu saya targetkan, untuk mendapatkan 5.000 titik lampu PJU-TS. Lampu PJU-TS sendiri peruntukkannya bukan untuk jalan-jalan besar, melainkan lebih dipasang ke sejumlah lorong-lorong,” terangnya.

Di kesempatan ini juga Bunda Vie berharap mendapatkan dukungan sepenuhnya dari masyarakat Pagaralam untuk memelihara lampu PJU-TS. “Karena lampu PJU-TS ini gratis, kami tidak memungut biaya sepeserpun, baik itu kepada pemerintah setempat ataupun masyarakat. Jadi kalau ada perawakilan saya di sini yang meminta biaya atau pengganti titik lampu ke pemerintahan atau apapun, tolong laporkan kepada saya, karena ini sifatnya murni gratis dan masyarakat tidak boleh dibebankan untuk lampu ini,” serunya. (faj)