Melukai Polisi dengan Pisau, Begal Sadis Keok Dipelor

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi jajaran Satreskrim menggelar ungkap kasus begal sadis, Selasa (4/8).

PALEMBANG, PALPOS.ID – Jajaran Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil meringkus satu dari dua pelaku begal sadis di Jalan Akses Bandara SMB II, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami Palembang, yang terjadi Minggu (2/8), sekitar pukul 01.30 WIB.

Pelaku dimaksud, Anggi Saputra (24), warga Jalan Pengadilan Tinggi Pulo Gadung, Blok Perjuangan, Kelurahan Alang Alang Lebar (AAL), Kecamatan AAL Palembang. Dia ditangkap tim gabungan Unit Tekab dan Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, Senin 3 Agustus 2020, sekitar pukul 16.00 WIB.

Residivis berbagai kasus pencurian dengan kekerasan ini, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kedua kakinya, lantaran saat akan diringkus melakukan perlawanan hingga menyebabkan anggota mengalami luka akibat senjata tajam. Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sebilah senjata tajam jenis pisau.

Sedangkan satu pelaku lagi atas nama Rizki, masih buron dan dalam pengejaran anggota Satreskrim Polrestabes Palembang.

“Hari ini kita merilis ungkap kasus pelaku begal sadis yang terjadi di kawasan Jalan Bandara SMB II Palembang. Dalam aksinya, pelaku tidak hanya merampas sepeda motor  tapi dia juga menusuk korbannya seorang IRT,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasatreskrim AKBP Nuryono dan jajaran, Selasa (4/8).

Anom menegaskan, untuk pelaku kejahatan jalanan lainnya, diultimatum agar berhenti beraksi di wilayah hukum Polrestabes Palembang dan sekitarnya.

“Kita ingatkan untuk pelaku kejahatan lain seperti begal, supaya berhenti beraksi. Kalau masih melakukan kejahatan dan tertangkap, apa lagi melawan, kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas,” kata Anom mengingatkan.

Atas perbuatannya, pelaku Anggi Saputra dikenakan Pasal 365 dan 170 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 15 tahun.

“Pelaku yang ditangkap merupakan residivis dengan 5 Laporan Polisi (LP). Untuk pelaku yang belum tertangkap atau buron, masih terus dilakukan pengejaran,” tegasnya.

Sementara, pelaku Anggi mengakui jika telah melakukan begal bersama Rizki (DPO) terhadap korban seorang IRT bernama Novianti (28).

“Saya yang menusuk dan merampas motor korban. Motornya dijual Rizki, saya dapat bagian Rp3 juta,” katanya meringis menahan sakit. (*)