Rampas Tas Isi Rp 65 Juta, Dua Beradik Dipelor

Dua beradik, Septian dan Sony harus merasakan perihnya kena tembak polisi, Senin (3/8)

PALEMBANG, PALPOS.ID – Selepas menikmati uang hasil kejahatan, dua pelaku jambret bermmotor harus merasakan akibat tindakannya yang meresahkan masyarakat.

Kedua pelaku yakni Septian Andriansyah (27) dan adiknya Sony Setiawan (20) warga Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang.

Kedua pelaku dibekuk anggota Unit IV Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Senin (03/08), sekitar pukul 16.00 WIB,  di Jalan Pangeran Ratu depan KPU Jakabaring Palembang.

Menurut polisi keduanya terpaksa dilumpuhkan lantaran kabur. Septian diberi tindakan tegas di kedua kakinya, begitu juga adiknya Sony dilumpuhkan betis kanannya.

Kedua kakak dan adik ini merampas tas isi Rp 65 juta milik Yulia (63)  warga Jalan KH Wachid Hasyim, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Kertapati. Kasus jambretnya terjadi di depan Toko Detizian Collection, Jalan A Yani, RT 36/05, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I,  Selasa (22/07/2020) yang lalu, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Siang itu korban baru saja belanja di pusat perbelanjaan Jakabaring. Saat di depan Toko Detizen, korban dipepet kedua pelaku mengendarai motor Honda Vario warna putih. Pelaku Sony ini yang merampas tas korban berisi uang Rp 65 juta,” ungkap Kasubdit 3 Jatanras, Kompol Suryadi SIk didampingi Kanit IV Kompol Zainuri SH.

Selain uang Rp 65 juta di dalam tas, korban juga kehilangan dan ponsel Nokia warna silver. Sedangkan barang bukti lain diamankan, motor Honda Vario warna putih dibeli pelaku Sony Rp 5 juta hasil kejahatan.

Ada juga speaker aktif merek Polytron dibeli uang hasil curas oleh pelaku Septian. Ditambah 6 buah tas sandang warna hitam dengan salah satunya warna merah, dua kotak ponsel warna hijau merek Infinix.

Sedangkan pengakuan Septian, saat beraksi semuanya 4 orang, dengan salah satu adiknya Sony juga diamankan.

“Aku yang bawak motor, Sony adik aku yang merampas tas isi Rp 65 juta. Tapi aku bilang cuma dapat sedikit, dua kawan aku kasih Rp 2 juta, tidak tahu jumlahnya segitu mereka,” ungkapnya kepada Palpos.Id

Septian mengaku sudah 3 kali melakukan aksi jambret ini. “Dua kali di Jakabaring, sekali di depan Sekta Seberang Ulu I. Biasanya dapat tas isi uang dan HP. Uangnya aku belikan motor, TV dan speaker aktif, adik aku Sony aku kasih Rp 5 juta,” bebernya.

Ini juga kali keduanya Septian berurusan dengan polisi. “Tahun 2014 juga ditahan kasus sama, selama 1,9 tahun,” timpalnya.

Giliran Sony mengaku hanya diajak sang kakak saja. “Baru inilah aku ditangkap, kakak aku yang ngajak, timbang kerja sama orang ya aku ikut kakak. Memang aku yang petik tasnya,” tukas Sony. (*)