Rio Roboh ke Tanah Setelah Ditusuk di Rusuk Kiri

Reka ulang pembunuhan dialami Rio Pambudi digelar di Mapolsek Ilir Barat I, Kamis (06/08/2020). Foto: denni/Palpos.ID

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kasus pengeroyokan yang menewaskan Rio Pambudi (25) di Jalan Tanjung Bubuk, Perum Griya Macan Lindungan Permata, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I direka ulang penyidik Polsek IB I, Kamis (06/08/2020).

Sebanyak 11 adegan reka ulang dengan menghadirkan dua tersangka utama, Oka Candra (27), dan Rizky Ananda (22), serta sejumlah saksi saat pengeroyokan, Minggu (19/07/2020), sekitar pukul 09.00 WIB itu.

Reka ulang berawal tersangka Oka mendatangi korban Rio sedang memanaskan motor dan terjadilah ribut mulut. Mendengar ribut-ribut, keluar pula adik Oka yakni pelaku Risky Ananda alias Jack sambil membawa pisau.

Kemudian, Oka masuk rumah mengambil pisau dan diselipkan di pinggang. Kakak beradik ini mengeroyok korban, hingga terjadi saling dorong. Ketika Jack berusaha menusuk korban, tangannya ditepis saksi Antoni sambil mendorong Jack. Adegan keenam, tersangka Oka mencabut pisau.

Aksi Oka sempat juga dihalangi saksi Dadang Sutra. Di adegan kedelapan, tusukan pisau Oka mendarat di rusuk kiri korban Rio. Penusukan disaksikan saksi Dadang Sutra, saksi Antoni, saksi Anita, saksi Suzana dan saksi Melisa Wulandari yang merekam pengeroyokan dan penusukan itu dengan ponsel.

Korban Rio terjatuh. Pelaku Jack menendang dan menginjak kepala korban dua kali. Korban Rio jatuh lemas duduk bersandar di tembok rumah, hingga nyawanya tidak terselamatkan.

Adengan terakhir, saksi-saksi melarikan korban ke rumah sakit dan kedua pelaku lari dengan bersembunyi di Lubuklinggau dan Banyuasin.

Kapolsek IB I Kompol Yenni Diarti SIk, didampingi Wakapolsek AKP Mulyono, dan Kanitreskrim Iptu Ginting SH, membenarkan reka ulang tersebut.

“Reka ulangan 11 adegan, pada adegan ke-7 korban ditusuk dan dikeroyok hingga meninggal. Pada adegan 8 pelaku Jack juga dua kali menginjak kepala korban,” ungkapnya.

Terkait perkembangan peranan pelaku lain? Wakapolsek masih menindaklanjuti kemungkinan itu.

“Masih bisa ada perkembangan lain dari reka ulang ini. Untuk peranan pelaku lain saat ini masih sebagai saksi,” tukas Mulyono. (*)